Donor Darah Peringatan May Day PT PAM Berjalan Lancar, 77 Peserta Lolos Screening

Editor: Redaksi author photo

 Donor Darah Peringatan May Day PT PAM Berjalan Lancar, 77 Peserta Lolos Screening
KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU)  – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di PT Parna Agromas (PAM), Selasa (5/5/2026), berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan diikuti puluhan karyawan hingga jajaran pimpinan perusahaan dengan menggelar aksi sosial donor darah.

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sanggau, kegiatan ini disambut antusias sejak pagi hari. Tercatat puluhan karyawan mendaftarkan diri sebagai peserta donor darah.

General Manager PT PAM, Herkulanus Rudi, SH, mengatakan bahwa aksi donor darah ini merupakan bagian dari peringatan May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026.

“Kegiatan ini merupakan aksi yang mulia,” ujar Rudi.

Ia menjelaskan, Hari Buruh tidak hanya menjadi momentum untuk memperjuangkan hak-hak pekerja, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menunjukkan kontribusi nyata kepada sesama.

“Bukan hanya soal perjuangan hak, tetapi juga bagaimana kita bisa memberi manfaat melalui tindakan nyata, salah satunya dengan mendonorkan darah,” jelasnya.

Mengusung tema “Pekerja berkarya dengan darahnya untuk membantu sesama”, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial para pekerja.

Rudi menegaskan, melalui kegiatan donor darah ini pihaknya ingin menunjukkan bahwa pekerja adalah bagian dari masyarakat yang peduli, produktif, dan memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi.

“Setetes darah yang didonorkan hari ini sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, terutama pasien kecelakaan, operasi, maupun penyakit kritis lainnya,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pekerja dan masyarakat yang telah berpartisipasi, juga kepada manajemen perusahaan serta PMI yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak menjadikan momentum May Day sebagai ajang memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan kesadaran akan pentingnya kesehatan bersama.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat nyata,” tutup Rudi.

Sesuai ketentuan PMI, pendonor harus dalam kondisi sehat, berusia 17 hingga 65 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, serta tidak sedang dalam pengobatan. Khusus perempuan, tidak diperkenankan dalam kondisi hamil, haid, atau menyusui. Peserta juga tidak diperbolehkan mengonsumsi alkohol sebelum donor.

Dari total 97 calon peserta yang mendaftar, sebanyak 77 orang dinyatakan lolos proses screening dan berhasil mendonorkan darah. Selanjutnya, darah yang terkumpul akan dibawa oleh PMI untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini