KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat memperkirakan curah hujan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat akan kembali mengalami penurunan pada Dasarian I Juni 2026 atau periode 1–10 Juni 2026.Curah Hujan Kalbar Diprediksi Menurun Awal Juni, Sambas dan Bengkayang Jadi Wilayah Paling Terdampak
Dalam pembaruan informasi yang dirilis pada 31 Mei 2026, BMKG menyebutkan penurunan curah hujan diperkirakan paling signifikan terjadi di wilayah Kabupaten Sambas dan Bengkayang. Kondisi ini menandai berkurangnya intensitas hujan yang sebelumnya masih cukup sering terjadi di beberapa daerah Kalbar.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak lengah terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara dinamis. Penurunan curah hujan berpotensi meningkatkan suhu udara pada siang hari serta mengurangi ketersediaan air di sejumlah wilayah yang bergantung pada curah hujan.
BMKG juga mengingatkan sektor pertanian, perkebunan, dan masyarakat umum untuk menyesuaikan aktivitas dengan perkembangan kondisi cuaca terkini guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul akibat berkurangnya curah hujan.
Dengan tren cuaca yang mulai lebih kering memasuki awal Juni, warga Kalimantan Barat diharapkan terus memantau informasi resmi BMKG sebagai acuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (Tim Liputan)
Editor : Aan