Jangan Diabaikan! Kunci Keberhasilan Terapi Anak Cerebral Palsy Ada di Kesiapan Orang Tua

Editor: Redaksi author photo

Jangan Diabaikan! Kunci Keberhasilan Terapi Anak Cerebral Palsy Ada di Kesiapan Orang Tua

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) 
- Upaya meningkatkan kualitas hidup anak dengan Cerebral Palsy tidak hanya bergantung pada terapi medis semata. Peran orang tua justru menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan terapi, terutama dalam menjalani program fisioterapi secara konsisten dan berkelanjutan.


Fisioterapis Endang Sari Purwatiningsih mengungkapkan cerebral palsy merupakan gangguan perkembangan gerak dan postur akibat kerusakan pada otak yang terjadi sejak dini. Kondisi ini membuat anak mengalami keterbatasan dalam bergerak, koordinasi, hingga aktivitas sehari-hari. 


“Oleh karena itu, fisioterapi menjadi salah satu penanganan utama untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik anak.” sambungnya ketika memberikan edukasi kepada pasien dan pengunjung Klinik Penyakit Anak di RSUD SSMA Kota Pontianak, Kamis, (23/4/2026).


Terapi fisioterapi untuk pasien cerebral palsy tidak bisa disamaratakan harus disesuaikan dengan usia, tingkat keparahan, dan kebutuhan fungsional anak. 


“Ada beberapa hal penting yang sering dilupakan yaitu terapi terbaik bukan hanya yang dilakukan di rumah sakit, tapi yang dilanjutkan secara konsisten di rumah. Peran orang tua sangat besar dalam mengulang latihan sederhana setiap hari,” imbuhnya


Ia menganjurkan untuk melakukan beberapa latihan yang bisa dilakukan orang tua dengan aman di rumah, namun tetap sebaiknya disesuaikan dengan arahan fisioterapis anak.


Program latihan fisioterapi sederhana di rumah yang dapat dilakukan seperti latihan peregangan untuk mencegah kaku dan menjaga kelenturan otot, latihan posisi untuk melatih kontrol tubuh, latihan kekuatan sederhana untuk memperkuat otot, latihan keseimbangan untuk meningkatkan stabilitas tubuh, dan latihan fungsional untuk melatih kemandirian aktivitas sehari hari.


Endang juga mengingatkan orang tua untuk melakukan latihan secara rutin dan konsisten, tidak harus lama tapi berulang, jadikan latihan seperti bermain agar anak tidak bosan, beri pujian setiap kemajuan kecil, hentikan jika anak tampak kesakitan atau lelah berlebihan dan konsultasikan secara berkala dengan fisioterapis perkembangan anak.


Kunci utama dari fisioterapi cerebral palsy bukan latihan yang sulit, tapi konsistensi setiap hari di rumah. Orang tua adalah “terapis terbaik” bagi anak.


“Melalui kesiapan dan keterlibatan aktif dari orang tua, harapan untuk meningkatkan kemandirian anak dengan cerebral palsy bukanlah hal yang mustahil.” tutupnya (Tim Liputan).

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini