| Bupati Sujiwo Optimistis Tuntaskan Jalan Poros Ekonomi, Ruas Mekarsari–Kuala Dua Digenjot |
Dalam peninjauan tersebut, Sujiwo mengakui bahwa pekerjaan di ruas jalan tersebut sudah berjalan, namun belum sepenuhnya tuntas. Pemerintah daerah, kata dia, akan melanjutkan pekerjaan, termasuk penyelesaian bahu jalan di sisi kanan dan kiri serta pemasangan marka jalan.
“Ruas Jalan Mekarsari–Kuala Dua ini sudah dikerjakan, tetapi belum tuntas. Masih ada lanjutan pekerjaan seperti bahu jalan masing-masing satu meter di kiri dan kanan, serta marka jalan agar lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Sujiwo menjelaskan, pembangunan ruas jalan tersebut bersumber dari dana bagi hasil (DBH) sawit dengan nilai sekitar Rp6,4 miliar. Dari anggaran tersebut, pemerintah mampu menangani sekitar 1,05 kilometer jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah.
Ia mengungkapkan bahwa tantangan pembangunan infrastruktur di Kubu Raya cukup besar, mengingat total panjang jalan kabupaten mencapai sekitar 664 kilometer.
“Panjang jalan kita sangat besar, sehingga membutuhkan strategi dan skema yang tepat. Tidak mungkin diselesaikan sekaligus, maka kita prioritaskan yang benar-benar strategis,” jelasnya.
Sebagai langkah strategis, Pemkab Kubu Raya menetapkan konsep “jalan poros ekonomi” sepanjang kurang lebih 359 kilometer yang akan menjadi prioritas penuntasan selama satu periode kepemimpinannya.
“Kami optimistis jalan poros ekonomi ini bisa tuntas dalam satu periode. Kuncinya adalah kerja keras dan terobosan, termasuk membangun komunikasi dengan pemerintah pusat dan DPR RI, khususnya Komisi V, serta Kementerian PUPR dan Balai Jalan Nasional,” tegasnya.
Menurut Sujiwo, ruas Jalan Mekarsari–Kuala Dua memiliki peran penting karena menghubungkan sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Terentang dan desa-desa seperti Sukulanting, Sungai Asam, Mekarsari, hingga Kuala Dua.
“Ruas ini cukup panjang, hampir 28 kilometer. Sebagian sudah bagus, sebagian sudah layak fungsional, dan sisanya akan kita maksimalkan,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar terkait proses lanjutan pembangunan yang saat ini masih dalam tahap lelang.
“Kami mohon kesabaran masyarakat. Proses lelang untuk lanjutan pekerjaan dengan anggaran sekitar Rp6,4 miliar ini mudah-mudahan selesai bulan depan dan segera kita eksekusi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo turut menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati dan jajaran tidak akan menyerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.
“Kami tidak boleh pesimis, tidak boleh menyerah. Ini amanah dari rakyat yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Dengan tekad yang kuat, kami yakin ada jalan untuk menyelesaikannya,” tegasnya.
Selain meninjau infrastruktur jalan, rombongan juga melakukan pemantauan program penanganan rumah tidak layak huni. Program tersebut akan dituntaskan secara bertahap agar masyarakat dapat tinggal di hunian yang lebih layak.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Bappeda Kubu Raya, pimpinan Bank Kalbar, Direktur Perumdam Tirta Raya, serta Baznas Kubu Raya. (tim Liputan)
Editor : Aan