Sujiwo: Bangun Teluk Pakedai dengan Hati, Jalan Poros Kembali Dianggarkan Rp2,5 Miliar

Editor: Redaksi author photo

 Sujiwo: Bangun Teluk Pakedai dengan Hati, Jalan Poros Kembali Dianggarkan Rp2,5 Miliar
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Sujiwo kembali menegaskan komitmennya membangun wilayah pesisir, khususnya Teluk Pakedai, saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Nurul Islam. (1/3/2026).

Dalam wawancara usai kegiatan, Sujiwo menyebut kunjungannya kali ini merupakan yang ketujuh sejak dirinya menjabat, meski belum genap satu tahun kepemimpinan.

“Teluk Pakedai ini selama ini memang tertinggal. Maka membangun daerah harus dengan hati, dengan cinta dan kasih sayang. Saya selalu pegang tiga asas: asas manfaat, asas prioritas, dan asas keadilan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan tidak boleh dilihat dari kacamata politik elektoral semata. Meski pada Pilkada lalu dirinya tidak unggul di wilayah tersebut, ia tetap berkomitmen menghadirkan pembangunan sebagai bentuk keadilan bagi seluruh masyarakat.

Salah satu fokus utama adalah pembangunan Jalan Poros yang menjadi urat nadi ekonomi warga. Tahun ini, Pemkab Kubu Raya kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk kelanjutan proyek tersebut.

“Setelah Lebaran langsung kita eksekusi. Tahun lalu sudah masuk Rp2,5 miliar, tahun ini kita lanjutkan lagi. Target saya, seluruh jalan poros strategis dan jalan ekonomi tuntas dalam satu periode kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati,” tegasnya.

Selain jalan poros, pembangunan dermaga juga terus diperjuangkan agar akses transportasi masyarakat semakin lancar. Ia optimistis proses administrasi dapat segera rampung sehingga pembangunan dapat berlanjut tanpa hambatan.

Sujiwo juga mengajak camat, kepala desa, dan masyarakat untuk menumbuhkan semangat partisipasi dan gotong royong. Menurutnya, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif warga.

“Kita sedang dalam kondisi keuangan yang tidak mudah. Transfer ke daerah dipangkas hingga Rp397 miliar. Tapi saya pastikan pelayanan publik tidak terganggu. Justru di saat seperti ini partisipasi masyarakat harus semakin tinggi,” katanya.

Ia mencontohkan penataan lingkungan seperti pemasangan lampu jalan, pelebaran akses jalan secara swadaya, hingga gotong royong rutin sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat.

Di sektor lain, Sujiwo memastikan perhatian tetap diberikan pada kesehatan, pendidikan, pertanian, dan perikanan sebagai sektor strategis penopang ekonomi daerah.

Momentum Safari Ramadan, menurutnya, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang mempererat hubungan emosional antara pemimpin dan rakyat.

“Saya tidak ingin ada jarak sejengkal pun antara pemimpin dan masyarakat. Kalau ikatan itu kuat, arahan dan pembangunan akan lebih mudah kita jalankan bersama,” ungkapnya.

Terkait pembangunan Masjid Nurul Islam, Sujiwo memastikan pemerintah daerah akan mengawal hingga tuntas. Ia menyebut masjid tersebut sebagai kebanggaan masyarakat sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial warga Teluk Pakedai.

Dengan komitmen tersebut, Sujiwo berharap pembangunan di wilayah pesisir Kubu Raya semakin merata dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini