KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, mengungkapkan sejumlah arahan strategis yang disampaikan Bupati dalam apel dan halal bihalal bersama ASN, khususnya terkait ketahanan pangan dan efisiensi energi. (30/3/2026). Sekda Yusran Anizam: Kebijakan Makanan Segar dan WFH Jadi Peluang Ketahanan Pangan dan Efisiensi Energi
Menurut Yusran, salah satu kebijakan yang mulai didorong adalah penggunaan makanan segar yang dimasak langsung, menggantikan makanan kering. Kebijakan ini dinilai membuka peluang besar bagi masyarakat sebagai penyedia bahan baku pangan.
“Artinya kebutuhan bahan mentah akan meningkat, ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti upaya efisiensi energi yang tengah disiapkan pemerintah daerah. Salah satunya melalui opsi kebijakan Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA) bagi ASN, yang saat ini masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Yusran menjelaskan, dengan jumlah ASN di Kubu Raya yang mencapai sekitar 7.000 orang, potensi penghematan BBM sangat signifikan jika kebijakan tersebut diterapkan.
“Kalau satu ASN menggunakan satu liter BBM per hari, maka bisa ada penghematan hingga ribuan liter setiap harinya. Ini tentu berdampak besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini Pemkab Kubu Raya masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat terkait penerapan kebijakan tersebut. Namun, langkah-langkah antisipasi terus dipersiapkan guna mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Dengan dua fokus utama tersebut, Yusran berharap Kubu Raya mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan konsumsi energi di tengah tantangan global yang semakin kompleks. (Tim liputan)
Editor : Aan