![]() |
| Ketua LDII Kalbar, Susanto Ajak Siswa Maksimalkan Ibadah Ramadan |
KALBARNEWS.CO.ID (MEMPAWAH) – Ketua
DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat, Susanto, mengajak
para pelajar dan generasi muda untuk meningkatkan kualitas ibadah agar tidak
termasuk golongan orang-orang yang merugi di bulan suci Ramadan.
Ajakan tersebut disampaikannya
saat memberikan tausiyah pada kegiatan Pesantren Kilat yang digelar SMK Negeri
1 Mempawah Hilir di Aula Komplek Masjid Agung Al Falah Mempawah pada hari Rabu
(4/3/2026).
Dalam ceramahnya di hadapan
sekitar 600 peserta, Susanto mengingatkan hadis Rasulullah SAW tentang orang
yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga.
“Jangan sampai Ramadan berlalu
begitu saja tanpa mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Puasa bukan hanya menahan
lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan perilaku,” ujarnya.
Ia pun mengajak para siswa untuk
meraih lima sukses Ramadan agar tidak menjadi golongan yang merugi.
“Jika kita mampu meraih lima
sukses Ramadan yakni sukses puasa, sukses salat tarawih, sukses tadarus, sukses
malam Lailatul Qadar, dan sukses zakat, maka ampunan, rahmat, dan barokah dari
Allah bisa diraih,” ungkapnya.
Bijak Bermedia Sosial
Seiring kemajuan teknologi
berbasis digital, Susanto juga mengingatkan para pelajar agar bijak dalam
menggunakan media sosial. Menurutnya, interaksi yang kini banyak terjadi di
dunia maya juga harus dijaga adab dan etikanya.
“Saat ini interaksi mulai
bergeser ke dunia maya melalui media sosial. Maka harus bijak dan hindari
postingan atau narasi yang bermuatan adu domba, kebencian, fitnah, dan hal
negatif lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, puasa selayaknya
menjadi momentum muhasabah atau introspeksi diri serta meningkatkan kualitas
pribadi agar menjadi generasi yang saleh secara personal maupun sosial.
“Ramadan itu ibarat madrasah.
Diperkuat dengan kegiatan Pesantren Kilat yang dilakukan sekolah, harapannya
siswa semakin gemar menjalankan ibadah, termasuk tertib dan disiplin di
lingkungan sekolah,” imbuh Susanto.
Tanamkan Karakter Religius
Sementara itu, Kepala SMKN 1
Mempawah Hilir, Bambang Juwarno, mengatakan bahwa kegiatan pesantren kilat
merupakan bentuk keseriusan sekolah dalam menanamkan karakter religius dan
akhlak mulia kepada peserta didik.
“Sebagai lembaga pendidikan,
sekolah juga memiliki tujuan agar peserta didik menjadi anak yang berakhlakul
karimah dan memegang teguh nilai-nilai religiusitas,” terangnya.
Ia menjelaskan, jumlah siswa SMKN
1 Mempawah Hilir mencapai sekitar 1.000 orang, dengan sekitar 60 persen di
antaranya beragama Islam. Pesantren kilat tersebut diikuti kurang lebih 600
siswa, sementara pemeluk agama lain mengikuti kegiatan keagamaan yang
dipusatkan di sekolah.
“Semua siswa didorong agar
memiliki iman dan ketakwaan yang baik sesuai dengan keyakinan masing-masing,”
ujar Bambang.
Kegiatan Pesantren Kilat SMKN 1
Mempawah Hilir turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag
Kabupaten Mempawah H. Muhamad Syabirin, Ketua IPARI Mempawah Syahrudin, para
dewan guru, serta perwakilan komite sekolah. (tim liputan).
Editor : Heri
