![]() |
| Penumpang Kelotok Tenggelam di Sungai Landak |
KALBARNEWS.CO.ID (LANDAK) –
Seorang penumpang kapal motor kelotok dilaporkan jatuh dan tenggelam di Sungai
Landak, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, pada Minggu
(22/3/2026) sore.
Korban diketahui bernama Khairul
Umam (35), yang saat itu menyeberang menggunakan perahu kelotok tradisional
dari Desa Rantau Panjang menuju dermaga PT Pundi. Peristiwa terjadi sekitar
pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang
diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pontianak pada pukul 17.15
WIB dari warga setempat, Yahya, korban diduga terjatuh setelah penyakit ayan
yang dideritanya kambuh saat berada di atas perahu.
“Dalam perjalanan, korban
mengalami kambuh penyakit ayan sehingga terjatuh ke sungai dan tenggelam. Upaya
pencarian awal oleh masyarakat setempat masih belum membuahkan hasil,” demikian
laporan yang disampaikan.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I
Made Junetra, S.H., M.M., menyampaikan pihaknya langsung bergerak cepat setelah
menerima laporan kejadian tersebut.
“Kami melakukan operasi SAR
kecelakaan kapal satu orang MOB (Man Overboard) dari kapal motor kelotok di
Sungai Landak, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak. Tim
Rescue Kansar Pontianak telah diberangkatkan untuk melakukan pencarian dan
pertolongan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tim SAR
diberangkatkan pada pukul 17.35 WIB menggunakan rescue car Dmax dan rubber
boat, lengkap dengan berbagai peralatan pendukung seperti peralatan evakuasi,
medis, navigasi, komunikasi, hingga peralatan selam.
Lokasi kejadian berada di
koordinat 0°0'53.41"S - 109°32'28.07"T, dengan jarak sekitar 36
kilometer dari Kantor SAR Pontianak. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar
pukul 18.35 WIB setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih satu jam.
Dalam operasi pencarian ini,
sejumlah unsur terlibat, di antaranya Kansar Pontianak, Polsek Sebangki,
Koramil Sebangki, Puskesmas Ambawang, Potensi SAR Kabupaten Landak, serta
aparat Desa Rantau Panjang.
Meski kondisi cuaca dilaporkan
cerah dengan kecepatan angin sekitar 3 km/jam dan jarak pandang mencapai 5
kilometer, proses pencarian menghadapi kendala berupa meningkatnya debit air
sungai akibat pasang.
Hingga berita ini diturunkan, tim
SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban di sekitar
lokasi kejadian. (tim liputan).
Editor : Heri

