KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dari Tuhan dan kepercayaan dari negara serta rakyat yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada acara pengukuhan, pelantikan, dan pengambilan sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Selasa (17/3/2026).
Bupati Sujiwo Tekankan Amanah, Integritas, dan Pelayanan Publik Saat Lantik Pejabat Tinggi Pratama
Dalam sambutannya, Sujiwo mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk mengemban amanah tersebut, sehingga harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Jabatan ini adalah amanah dari Tuhan dan kepercayaan dari negara serta rakyat. Pegang teguh kepercayaan ini dan jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Sujiwo juga menekankan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi bawahannya. Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya soal perintah, tetapi juga contoh nyata dalam disiplin, kebersihan, dan totalitas kerja.
“Kepemimpinan itu adalah keteladanan. Kalau ingin bawahan disiplin, maka kita harus lebih dulu disiplin. Kalau ingin kerja maksimal, kita juga harus memberi contoh,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya loyalitas yang tidak hanya kepada atasan, tetapi juga kepada sesama rekan kerja dan bawahan. Ia meminta para kepala OPD menciptakan suasana kerja yang nyaman dan menjadikan staf sebagai mitra kerja.
“Loyalitas bukan hanya ke atas, tetapi juga ke samping dan ke bawah. Ciptakan lingkungan kerja yang nyaman, jadikan bawahan sebagai sahabat agar komunikasi berjalan baik,” pesannya.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kinerja antar organisasi perangkat daerah (OPD). Ia meminta para pejabat untuk mampu mengorkestrasi seluruh sumber daya di instansi masing-masing agar kinerja terus meningkat dari waktu ke waktu.
Secara khusus, Sujiwo menyoroti OPD strategis seperti Dinas PUPR, Pendidikan, Perikanan, dan Pertanian yang dinilai memiliki permasalahan kompleks di lapangan. Ia meminta para pejabat lebih aktif turun langsung ke masyarakat.
“Persoalan terbesar ada di lapangan, bukan di kantor. Maka saya minta sering turun, lihat langsung kondisi masyarakat, dan berikan solusi nyata,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Sujiwo mengingatkan bahwa jabatan bersifat sementara dan akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada negara tetapi juga kepada Tuhan. Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat bekerja dengan jujur dan tidak melakukan tindakan yang merugikan negara.
“Jabatan ini sementara. Gunakan dengan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat. Jangan sampai menyalahgunakan kewenangan,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kubu Raya. (Tim Liputan)
Editor : Aan