
Wabup Sintang Buka Musrenbang Ketungau Hilir dan Binjai Hulu, Infrastruktur Jadi Prioritas
KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG) – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk wilayah Kecamatan Ketungau Hilir dan Kecamatan Binjai Hulu. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Koperasi Harapan Jaya, Desa Dak Jaya, Kecamatan Binjai Hulu, Kamis (5/2/2026).
Dalam sambutannya, Florensius Ronny menyampaikan bahwa target indeks pembangunan infrastruktur Kabupaten Sintang tahun 2027 sebesar 56,26 persen. Sasaran utama pembangunan tersebut diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur yang mampu menunjang konektivitas antar desa, pelayanan dasar kepada masyarakat, serta penguatan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi lokal.
“Musrenbang ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi terkait program prioritas, menyeleksi usulan yang berdampak luas, serta menjamin integrasi antara perencanaan desa dan kabupaten. Berikan masukan berupa data dan informasi yang akurat untuk mendukung usulan tersebut. Sukseskan juga program nasional yang ada di Kabupaten Sintang, karena sasaran program nasional adalah masyarakat Kabupaten Sintang,” ujar Florensius Ronny.
Sementara itu, Camat Binjai Hulu, Petrianus, menjelaskan bahwa Musrenbang di 11 desa yang ada di Kecamatan Binjai Hulu telah selesai dilaksanakan, sehingga Musrenbang tingkat kecamatan dapat digelar.
“Hasil Musrenbang di 11 desa fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur. Dari 11 desa tersebut, terdapat dua desa dengan kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, yakni Desa Ampar Bedang dan Desa Empaka Kebiau Raya. Jalan yang ada saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Kedua desa ini memerlukan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Sintang,” terang Petrianus.
Selain itu, Petrianus juga mengusulkan rehabilitasi Kantor Camat Binjai Hulu dan Gedung Serbaguna untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Hal senada disampaikan Camat Ketungau Hilir, Benediktus Hengky Saputra. Ia menyampaikan bahwa Musrenbang untuk 24 desa di Kecamatan Ketungau Hilir telah dilaksanakan dengan lancar dan seluruh hasilnya telah dientri ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Kami mengusulkan penyelesaian pembangunan Kantor Camat Ketungau Hilir, Rumah Dinas Camat, serta penyediaan fasilitas air bersih. Kami juga mendorong perbaikan jalan Provinsi Kalimantan Barat yang menjadi jalur utama masyarakat Ketungau Hilir, dengan titik kerusakan terparah berada di wilayah Pedadang,” jelas Benediktus.
Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Ketungau Hilir belum diterima oleh satu pun sekolah. Selain itu, proses pendataan masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan masih terus berlangsung.
“Kepala desa saat ini sedang mengumpulkan data yang akurat agar program dapat tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sintang, Supriyadi, menegaskan komitmen DPRD Sintang untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang.
“Kami berharap Musrenbang ini menghasilkan program yang realistis dan berdampak nyata bagi masyarakat. Aspirasi yang dihasilkan juga diharapkan dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Supriyadi. (tim Liputan)
Editor : Aan