Tuduh Perusahaan Tidak Jelas Masyarakat Seluan Tolak Aktivitas PT Anissa Surya Kencana

Editor: Redaksi author photo

ilustrasi
KALBARNEWS.CO.ID (KAPUAS HULU) - Warga Desa Seluan Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat menolak aktivitas PT Anissa Surya Kencana di wilayah mereka. Penolakan itu disampaikan karena perusahaan dinilai belum memberikan penjelasan yang jelas terkait tujuan dan manfaat kegiatannya di desa tersebut.


Kepala Desa Seluan, Pius, mengatakan tanah yang dikelola masyarakat berada dalam kawasan yang telah lama dimanfaatkan warga untuk berbagai keperluan. 


"Tanah yang dikelola masyarakat itu dalam kawasan, seperti kebun karet, kebun tengkawang, dan tanah yang dikelola masyarakat untuk berladang," kata Pius saat diwawancarai via WhatsApp, Rabu (11/2/2026).


Menurut Pius, kebun karet, kebun tengkawang, dan tanaman lain yang diusahakan warga sudah ada sejak lama, bahkan sejak zaman nenek moyang, jauh sebelum perusahaan masuk ke wilayah tersebut. 


"Kebun karet, kebun tengkawang, dan tanam tumbuh yang dilakukan masyarakat itu sejak dari nenek moyang sudah ada sebelum perusahaan masuk," ujarnya.


Ia menegaskan, hingga saat ini pihak perusahaan belum memberikan penjelasan yang sebenarnya kepada masyarakat terkait tujuan masuknya perusahaan ke Desa Seluan serta manfaat yang akan diterima warga.


"Pihak perusahaan belum memberi penjelasan yang sebenarnya kepada masyarakat tujuan yang sebenarnya bahwa perusahaan masuk ke Desa Seluan itu manfaatnya apa," jelasnya.


Pius juga mengungkapkan, sebelumnya pihak perusahaan pernah mencoba memasang patok di wilayah tersebut. Namun, upaya itu ditolak oleh warga. "Dulu mereka pernah mau pasang patok, tapi ditolak oleh warga," ungkapnya.


Selain itu, Pius mengaku telah mengirimkan surat kepada pihak perusahaan agar tidak melakukan aktivitas sebelum ada kejelasan kepada masyarakat. 


Namun, menurutnya, surat tersebut tidak diindahkan Mereka memang tidak mengindahkan surat yang saya kirim ke pihak perusahaan agar jangan melakukan."tutup pius.(Dulhadi)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini