Tinjau Progres Benteng Mangrove di Malam Hari, Bupati Sujiwo Tegaskan Penataan Estetika dan Penertiban Billboard

Editor: Redaksi author photo

 Tinjau Progres Benteng Mangrove di Malam Hari, Bupati Sujiwo Tegaskan Penataan Estetika dan Penertiban Billboard
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau langsung progres pembangunan Benteng Mangrove atau Bundaran Gaforaya pada malam hari. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus menata kawasan agar memiliki nilai estetika yang kuat dan tertib. (10/2/2026).


Dalam kesempatan itu, Sujiwo menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama camat setempat tengah melakukan kajian terkait penataan media reklame di sekitar Bundaran Gaforaya. Salah satu kebijakan yang ditegaskan adalah penggunaan media videotron atau videotron digital di kawasan bundaran.


“Kalau bukan videotron, kita tidak izinkan. Khusus di area bundaran ini semuanya harus videotron agar tertata rapi dan estetik,” ujar Sujiwo.


Ia menjelaskan, terdapat beberapa titik yang diperbolehkan pemasangan videotron, sementara pada area tertentu seperti mall dan hotel, tampilan bangunan harus tetap utuh dan tidak tertutup reklame agar dapat dinikmati publik. Selain itu, ukuran media reklame juga akan diseragamkan, yakni 5 meter kali 10 meter.


Bupati Sujiwo juga menyoroti keberadaan sejumlah billboard yang menutupi pandangan ke arah Bundaran Gaforaya, khususnya dari Simpang Polda. Billboard tersebut rencananya akan segera ditertibkan dan direlokasi ke lokasi lain yang lebih strategis.


“Nanti vendornya akan kita hubungi. Kita carikan lokasi yang lebih tepat dan strategis, agar tidak merusak keindahan kawasan Benteng Mangrove,” tegasnya.


Selain penataan reklame, pemerintah daerah juga mendorong penyelesaian neon box di median jalan, bando, serta sarana pendukung lainnya. Ke depan, kawasan Benteng Mangrove diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman, tertata, dan memiliki daya tarik kuat.


“Harapan kita, Benteng Mangrove ini benar-benar menjadi spot magnet dan kebanggaan masyarakat, bukan hanya masyarakat Kubu Raya, tapi seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” pungkas Sujiwo.


Ia menambahkan, pemerintah daerah juga tengah memikirkan penyediaan area parkir dan fasilitas pendukung lainnya agar kawasan tersebut dapat berfungsi optimal sebagai ruang publik dan ikon Kabupaten Kubu Raya. (Tim liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini