KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Memasuki era digital yang semakin kompetitif, penguasaan soft skill di bidang visual dan desain grafis menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, khususnya mahasiswa. Menyadari hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HMS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar Workshop Kedaerahan bertajuk “Membangun Kreativitas Melalui Desain Grafis”.
Tingkatkan Literasi Digital Mahasiswa, HMS Sosiologi FISIP Untan Gelar Workshop Desain Grafis Kedaerahan
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kuliah Bersama Universitas Tanjungpura pada Rabu (11/2/26), berjalan sukses. Workshop tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wadah silaturahmi serta pertukaran gagasan antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Pontianak.
Workshop kedaerahan tersebut berhasil menarik partisipasi mahasiswa lintas kampus, serta melibatkan seluruh Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan FISIP Untan.
Tingginya minat peserta menunjukkan bahwa literasi visual dan kemampuan desain grafis kini menjadi kebutuhan bersama di kalangan mahasiswa Kalimantan Barat.
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sosiologi, Engki Hasugian, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital mahasiswa, khususnya dalam pengeditan video dan foto.
“Workshop Kedaerahan ini kami harapkan dapat memberikan pemahaman digital bagi rekan-rekan mahasiswa, terutama dalam editing video maupun foto. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun sinergi dengan instansi pemerintahan dan universitas di Kota Pontianak, sehingga ke depannya tercipta kolaborasi dalam berbagai kegiatan positif,” ujar Engki.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Barat. Kepala Seksi/Pranata Humas Diskominfo Kalbar, Hade Andrian T, S.Tr.IP, menilai bahwa inisiatif mahasiswa dalam mengasah keterampilan desain grafis merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Menurut Hade, kemampuan desain grafis dan pengelolaan konten visual saat ini tidak hanya dibutuhkan dalam dunia industri kreatif, tetapi juga dalam sektor pemerintahan, khususnya dalam penyebaran informasi publik yang efektif dan edukatif.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh HMS FISIP Untan ini. Literasi digital, termasuk kemampuan desain grafis dan produksi konten, menjadi kompetensi penting di era keterbukaan informasi. Mahasiswa sebagai agen perubahan perlu dibekali kemampuan tersebut agar mampu berkontribusi positif dalam ruang digital,” ungkap Hade.
Ia juga berharap kolaborasi antara mahasiswa dan instansi pemerintah dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung kampanye edukasi publik serta penyebaran informasi yang akurat dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, HMS FISIP Untan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang tidak hanya memperkuat kapasitas akademik, tetapi juga mengembangkan kreativitas serta keterampilan praktis mahasiswa, sehingga mampu bersaing dan beradaptasi di tengah arus digitalisasi yang terus berkembang. (tim Liputan)
Editor : Aan