KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo kembali menekankan pentingnya perubahan mentalitas dan budaya kerja di lingkungan Satpol PP. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa disiplin sejati bukan karena pengawasan atasan, melainkan kesadaran diri.(13/2/2026).
“Tanpa Diawasi Tetap Disiplin?” Ini Pesan Tegas Sujiwo untuk Satpol PP
“Disiplin itu harus tertanam dalam diri. Diawasi atau tidak diawasi, tetap dilaksanakan. Jangan disiplin karena ada bupati, wakil bupati, sekda, atau kepala OPD,” tegasnya.
Selain disiplin, Sujiwo juga menekankan pentingnya bekerja tanpa harus diperintah serta bertanggung jawab tanpa harus diminta. Menurutnya, pola pikir yang selalu menunggu instruksi mencerminkan mental kerja yang tidak sehat.
“Kerja itu bagian dari tanggung jawab. Jangan semuanya menunggu perintah. Kita harus responsif dan sensitif terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia kemudian memperkenalkan konsep “KARSA” yang harus dimiliki setiap anggota Satpol PP, yakni komunikatif, adaptif, responsif, solutif, dan aktif. Dalam bertugas menertibkan masyarakat, anggota harus tegas namun tetap humanis dan santun dalam berkomunikasi.
“Boleh tegas, boleh gagah, tapi tetap sopan dan gunakan hati. Kita hadir di tengah masyarakat untuk memberi solusi,” katanya.
Sujiwo bahkan mencontohkan hal sederhana seperti menjaga kebersihan pos dan lingkungan sekitar tanpa menunggu perintah. Menurutnya, sikap responsif terhadap hal kecil mencerminkan integritas dan kehormatan institusi.
Ia meyakini, jika Satpol PP memegang teguh prinsip disiplin tanpa diawasi, kerja tanpa diperintah, tanggung jawab tanpa diminta, serta menerapkan jiwa KARSA, maka kepercayaan dan apresiasi masyarakat akan meningkat.
“Saya yakin Satpol PP akan semakin dihargai dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan