Ramadan Penuh Makna! Kapolsek Sungai Ambawang Bagi 58 Buku, Ajak Remaja Jauhi Balap Liar dan Narkoba

Editor: Redaksi author photo

Ramadan Penuh Makna! Kapolsek Sungai Ambawang Bagi 58 Buku, Ajak Remaja Jauhi Balap Liar dan Narkoba
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Semangat berbagi dan menebar manfaat di bulan suci Ramadan ditunjukkan jajaran Polsek Sungai Ambawang. Dipimpin langsung Kapolsek Sungai Ambawang IPTU Reyden Fidel Armada, S.Tr.K., M.H., personel menggelar pembagian buku gratis sekaligus buka puasa bersama pengelola Rumah Baca, tokoh masyarakat, serta remaja Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kamis (26/2/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Jawa Tengah AIPTU Hery Rovidin, Bhabinkamtibmas Desa Lingga AIPDA Husin Asyhari, Kepala Dusun Karya II Masrup, Pengelola Rumah Baca Dedi Riyanto, tokoh masyarakat Karyadi, serta sekitar 30 remaja dan anak-anak.


Sebanyak 58 buku terdiri dari buku pengetahuan umum dan novel diserahkan kepada pengelola Rumah Baca Masyarakat Desa Jawa Tengah yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Km 14 RT 001/RW 001.


Inisiasi Remaja Sejak 2021


Dalam sambutannya, Pengelola Rumah Baca Dedi Riyanto mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Kapolsek beserta jajaran.


“Perpustakaan ini memang sederhana, tetapi lahir dari niat tulus teman-teman remaja sejak tahun 2021 untuk meningkatkan literasi di lingkungan kami. Karena di daerah ini belum ada perpustakaan, kami berinisiatif menggunakan rumah sederhana ini sebagai ruang baca dan ruang kegiatan masyarakat,” ujarnya.


Dedi menjelaskan, rumah baca tersebut bukan hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga lokasi pelatihan, pengajian, hingga berbagai kegiatan sosial yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, inisiasi kecil itu mendapat apresiasi hingga tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional melalui Perpustakaan Nasional RI.


“Kehadiran Bapak Kapolsek menjadi motivasi besar bagi kami dan adik-adik untuk terus istiqomah dalam kegiatan positif,” tambahnya.


Kapolsek: Gantungkan Cita-cita Setinggi Mungkin


Kapolsek Sungai Ambawang IPTU Reyden Fidel Armada memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mengemban amanah sejak September 2025. Ia menegaskan, kedatangannya bukan sekadar seremoni, tetapi untuk berbagi motivasi dan mendengar langsung aspirasi remaja.


“Rumah Baca ini punya motto yang luar biasa, sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat bagi sesama. Dalam falsafah Jawa dikenal ‘urip iku urup’, hidup harus memberi cahaya bagi orang lain,” ujarnya.


Reyden mendorong para pelajar SD hingga SMA untuk berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin—menjadi guru, dokter, polisi, TNI, maupun profesi lainnya.


“Kesuksesan tidak cukup dengan mimpi. Harus dibarengi doa, ikhtiar, dan tirakat. Sebagai anak purnawirawan TNI berpangkat Peltu, saya selalu diajarkan untuk menjadi lebih baik dari orang tua,” katanya.


Kapolsek juga mengingatkan filosofi the man behind the gun, bahwa secanggih apa pun alat atau teknologi, kualitas manusialah yang paling menentukan.


Hindari Perang Sarung, Balap Liar, dan Narkotika


Dalam kesempatan itu, Kapolsek menyoroti maraknya fenomena negatif di bulan Ramadan seperti perang sarung, balap liar, hingga mabuk-mabukan. Ia mengajak remaja menyalurkan energi dan keinginan tampil ke arah yang positif.


“Jangan sampai ingin terlihat menonjol justru terlibat tawuran atau tindakan melanggar hukum,” tegasnya.


Reyden juga memberi peringatan keras terkait bahaya narkotika, termasuk modus baru penyalahgunaan zat terlarang melalui cairan vape, makanan, minuman, hingga tembakau yang dapat merusak otak dan berujung kematian.


Selain itu, penggunaan handphone dan internet juga disorot. Menurutnya, kemajuan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan secara positif, namun juga berpotensi disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks atau manipulasi suara dan wajah.


“Gunakan teknologi dengan bijak. Jadikan Rumah Baca ini sebagai wadah diskusi, belajar, dan bertukar pikiran. Perbanyak kegiatan nyata seperti olahraga dan komunikasi langsung dengan keluarga,” pesannya.


Dorong Donasi Buku dari Masyarakat


Kapolsek juga secara terbuka mempromosikan keberadaan Rumah Baca Masyarakat Desa Jawa Tengah sebagai ruang literasi yang perlu didukung bersama.


“Kami mengajak masyarakat yang memiliki buku layak baca untuk disumbangkan ke Rumah Baca yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Km 14 RT 001/RW 001 Desa Jawa Tengah. Sekecil apa pun kontribusinya, sangat berarti bagi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.


Menurutnya, kegiatan pembagian buku yang digabungkan dengan buka puasa bersama ini merupakan langkah strategis Polri untuk membangun kedekatan emosional dengan masyarakat di tengah era digitalisasi.


“Remaja sering terjebak perilaku negatif karena kurangnya wadah. Rumah Baca ini adalah alternatif hiburan yang sehat dan edukatif, sehingga energi mereka tersalurkan secara positif,” jelasnya.


Harapan Tokoh Masyarakat


Tokoh masyarakat Karyadi mengapresiasi kehadiran Kapolsek dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut.


Reyden juga meminta dukungan kepolisian untuk patroli malam guna mengantisipasi kebut-kebutan motor berknalpot brong yang mengganggu ketertiban warga.


“Kami berharap ke depan ada sosialisasi tidak hanya kepada anak-anak, tetapi juga kepada orang tua agar terjalin kerja sama yang kuat antara Polri dan masyarakat,” katanya.


Di tengah tantangan era digital dan maraknya kenakalan remaja, langkah sederhana membagikan 58 buku itu menjadi simbol kuat bahwa membangun generasi tak selalu harus dengan tindakan besar, cukup dengan menghadirkan ruang baca, ruang dialog, dan kepedulian nyata. (Tim liputan)

Editor : Aan





Share:
Komentar

Berita Terkini