Perkuat Pembimbingan Klien Narkoba, Bapas Semarang Gandeng BNNP Jateng dan BNNK Kendal

Editor: Redaksi author photo

Optimalkan Pembimbingan Bagi Klien Kasus Narkoba, Bapas Semarang Jalin Kerjasama Dengan BNNP Jateng dan BNNK Kendal
KALBARNEWS.CO.ID (SEMARANG) - Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang Totok Budiyanto menandatangani perjanjian kerjasama dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah Toton Rasyid dan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal Anna Setiywati, di Kantor BNNP Jawa Tengah, Jum’at (30/01)


Bapas Semarang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pembimbingan terhadap Klien Pemasyarakatan, khususnya yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bapas Semarang menjalin kerja sama strategis dengan BNNP Jawa Tengah dan BNNK Kendal dalam rangka memperkuat program rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi Klien kasus narkoba.


Kerja sama ini dilandasi oleh kesadaran bahwa permasalahan narkoba tidak dapat ditangani secara parsial, melainkan memerlukan sinergi lintas sektor. Melalui kolaborasi ini, diharapkan penanganan klien pemasyarakatan kasus narkoba tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga menyentuh aspek pemulihan, pembinaan mental, serta perubahan perilaku agar klien dapat kembali berfungsi secara sehat di tengah masyarakat.


Kepala Bapas Semarang menyampaikan bahwa mayoritas klien pemasyarakatan yang ditangani saat ini merupakan pelaku penyalahgunaan narkoba. Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan pembimbingan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Dengan menggandeng BNNP Jawa Tengah dan BNNK Kendal, Bapas Semarang berharap dapat memberikan layanan pembimbingan yang terintegrasi dengan program rehabilitasi medis dan sosial.


“Sinergi ini sangat penting untuk memastikan klien kasus narkoba mendapatkan pendampingan yang tepat. Tidak hanya menjalani kewajiban hukum, tetapi juga memperoleh pemulihan agar tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” terang Totok.


Permasalahan narkoba tidak hanya permasalahan bagi negara, namun permasalahan bagi kita semua. Sehingga perlu adanya kolaborasi dan sinergi antara pihak terkait. Selain untuk rehabilitasi dan re integrasi sosial bagi Klien Pemasyarakatan, kerjasama ini juga terkati upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Bapas Semarang, terang Totok menambahkan.


Sementara itu, pihak BNNP Jawa Tengah menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung Bapas Semarang melalui berbagai program, salah satunya program layanan rehabilitasi berkelanjutan. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini