KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau langsung ruas jalan Desa Durian yang direncanakan menjadi bagian dari outer ring road penghubung menuju Korek dan Jalan Trans Kalimantan. Peninjauan tersebut dilakukan bersama Komisi V DPR RI serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, Chandra S. P. (12/2/2026).
Pembebasan Lahan 100 Persen, Bupati Sujiwo Tinjau Ruas Desa Durian Calon Outer Ring Road Menuju Korek dan Trans Kalimantan
Dalam wawancara di sela-sela peninjauan, Sujiwo memastikan bahwa proses pembebasan lahan untuk ruas tersebut telah rampung sepenuhnya.
“Untuk pembebasan lahan sudah 100 persen clear. Secara administrasi juga tidak ada persoalan lagi. Jadi ketika diusulkan, tidak ada kendala berarti,” tegasnya.
Menurut Sujiwo, kesiapan lahan menjadi poin penting dalam memperkuat usulan pembangunan ke pemerintah pusat. Ia optimistis proyek ini akan mendapat perhatian karena memenuhi berbagai aspek tematik pembangunan nasional.
“Judul tematiknya sangat kuat. Pertama soal konektivitas, karena ini akan membuka akses desa-desa yang selama ini relatif terisolasi. Ada Pasar Pasak, Tiang, Simpang Kanan, Korek, hingga beberapa desa padat lainnya di belakang kawasan ini,” jelasnya.
Tak hanya membuka keterisolasian, ruas jalan tersebut juga dinilai strategis dari sisi ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat. Di sepanjang kawasan itu terdapat sentra hortikultura dan palawija, perkebunan sawit mandiri milik warga, serta sejumlah pondok pesantren yang menjadi pusat pendidikan keagamaan.
“Kalau konektivitas terpenuhi, aspek ketahanan pangan terpenuhi, pergerakan ekonomi berjalan, pemberdayaan masyarakat juga ikut terdorong. Insya Allah ini menjadi poin plus di kementerian,” ujarnya.
Sujiwo juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi V DPR RI dan BPJN Kalbar yang telah turun langsung melihat kondisi lapangan. Ia menyebut dukungan lintas sektor menjadi kunci percepatan realisasi pembangunan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bang Yuli, Pak Chandra, dan semua pihak yang hadir mendampingi hari ini. Ini super tim yang harus kuat. Dengan kolaborasi yang solid, perjuangan kita akan lebih nyaman dan terarah,” katanya.
Ruas Desa Durian yang akan dikembangkan sebagai outer ring road ini diharapkan menjadi jalur alternatif strategis yang mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kubu Raya hingga terhubung ke Jalan Trans Kalimantan. (Tim Liputan)
Editor : Aan