Lasarus Tinjau Danau Jaras Sinau dan Selanyut Tegaskan Jadi Solusi Banjir dan Konservasi di Putussibau

Editor: Redaksi author photo

Lasarus Tinjau Danau Jaras Sinau dan Selanyut ia Tugaskan Jadi Solusi Banjir dan Konservasi di Putussibau
KALBARNEWS.CO.ID (KAPUAS HULU) - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, meninjau progres pendalaman Danau Jaras Sinau dan Selanyut di Putussibau, Kapuas Hulu. 


Dalam kunjungannya, Lasarus menyatakan bahwa target penyelesaian proyek adalah tahun 2026, namun masih ada pekerjaan lanjutan yang harus diselesaikan.


"Target kita 2026 selesai, tapi masih ada pekerjaan lanjutan. Karena pekerjaan ini kan pakai eksa long arm. Nah ini kan danau lumpur, jadi waktu diangkat gitu air banyak naik," ujar Lasarus.


Lasarus menjelaskan bahwa untuk mengatasi masalah, diperlukan kerjaan lanjutan setelah long armnya masuk, yaitu dengan menggunakan drejer. Drejer ini sudah ada di lokasi dan telah dicoba oleh balai rakitan.


"Saya berharap ini bisa didalamkan. Begitu didalamkan, daya tampung kan jauh lebih besar. Kemudian ke depan, saya berharap bukan hanya jadi pengatas banjir, ini juga bisa jadi daerah konservasi," tambah Lasarus.


Lasarus juga menekankan bahwa danau juga memiliki banyak manfaat, antara lain sebagai sumber air bersih, pengembangan industri Arawana, dan potensi pengembangan ikan air tawar.


"Saya rasa itu barangkali yang dapat saya sampaikan. Mungkin hal-hal teknis bisa ditanyakan dengan Pak Direktur atau Pak Kepala Balai," kata Lasarus.


Selain itu Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, dan pemerintah pusat atas dukungan dalam proyek pendalaman danau ini.


"Tentu dengan adanya danau, pekerjaan pendalaman sangat berdampak kepada pengendalian banjir selama ini. 


seperti yang disampaikan Pak Ketua tadi, ketika musim hujan atau banjir, surutnya cepat sekali. Karna daya tampung sudah besar, sehingga tidak menyebabkan banjir lagi tergenang," ujar Bupati Fransiskus Diaan.(Dulhadi)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini