KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Grup Orkes Bahagia asal Kota Pontianak berhasil menjadi juara satu dalam sayembara cover lagu terbaru Slank berjudul Republik Fufufafa. Mengusung aliran orkes merakyat, ternyata cover Republik Fufufafa disenangi pentolan Slank, Bimbim dan Kaka.
Lagu Republik Fufufafa Beraransemen Orkes Merakyat Buat Bimbim dan Kaka Jatuh Cinta
Perkembangan musik semakin maju. Berbagai aliran musik juga semakin banyak. Namun tak banyak musisi saat ini yang memainkan musik orkes. Grup musik Orkes Bahagia asal Pontianak, hadir sebagai upaya mempertahankan musik orkes agar tidak hilang ditelan zaman.
Baru-baru ini, Orkes Bahagia meraih juara satu dalam sayembara cover lagu Slank terbaru berjudul Republik Fufufafa. Orkes Bahagia sendiri berhasil menyisihkan ratusan coveran lagu Republik Fufufafa se Indonesia. Lebih membahagiakannya, juri penentu juara adalah para pentolan Slank. Yaitu Bimbim, Kaka, Ridho, Abdee dan Ivanka.
“Deadline pengiriman cover lagu Republik Fufufafa ini pada 15 Januari lalu. Tim jurinya langsung dari personel Slank. Secara keseluruhan semuanya bagus-bagus. Cover lagunya berbagai aliran musik. Kami sendiri mengusung aliran orkes yang merakyat,” kata Tris Vokalis Orkes Bahagia.
Ketika pengumuman ternyata Orkes Bahagia meraih juara satu. Dia pribadi tidak menyangka bisa mendapatkan juara satu. Terlebih jurinya langsung dari pentolan Slank. Bahkan IG Bimbim dan Kaka memposting coveran lagu Orkes Bahagia.
Awal dibentuknya Orkes Bahagia tujuannya cuma satu. Ingin menghibur warga dan ingin menghibur diri sendiri. Caranya dengan memainkan lagu-lagu orkes. Menurutnya aliran orkes ini merakyat. Selain dangdut dan keroncong, orkes bisa menggambarkan otentik musik khas Indonesia. Hanya sayang, saat ini tak banyak anak muda yang memainkan musik rokes. “Kalaupun ada dulu. Seperti Orkes Pancaran Sinar Petromak,” ungkapnya.
Meski dibentuk baru 14 Januari 2026, Orkes Bahagia sendiri sudah memiliki 21 lagu. Lagu pertama juga sudah launching. Berjudul Presto. Lagu ini menceritakan tentang pria naksir pria. Dalam penyampaian isi lagu, memang dipilih kalimat-kalimat yang merakyat dan langsung mudah dicerna oleh pendengar.
Kesemua lagu ini sudah masuk proses rekaman. Waktunya terbilang cepat. Sebab ketika menulis lagu, teman-teman tanpa unsur paksaan. Berpikir juga tidak terlalu keras. Sehingga lagunya juga bisa tercipta dengan cepat. Personilnya sendiri, selain Tris ada Heri Lolo (gitar), Eugene (gitar), Samsi (bass) Rambo (gendang) dan beberapa additional yang dibutuhkan dalam musik orkes. “Mudah-mudahan Orkes Bahagia bisa diterima masyarakat,” ungkapnya.(Tim Liputan)
Editor : Aan