KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – BMKG melalui Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat merilis laporan informasi kualitas udara harian (PM2.5) untuk tanggal 22 Februari 2026. Analisis dilakukan selama 24 jam, mulai pukul 00.00 hingga 23.00 WIB, dan dirilis pada 23 Februari 2026. Kualitas Udara Kalbar 22 Februari 2026: Mempawah dan Kubu Raya Masuk Kategori Sedang, Sintang Baik
Berdasarkan hasil pemantauan di tiga stasiun pengamatan, yakni Mempawah, Kubu Raya, dan Sintang, konsentrasi Particulate Matter 2.5 (PM2.5) secara umum masih berada pada kategori baik hingga sedang.
Konsentrasi PM2.5 tertinggi tercatat di wilayah Mempawah sebesar 25,8 µg/m³ yang masuk kategori Sedang, terjadi pada pukul 03.00 WIB. Disusul Kubu Raya dengan angka 24,6 µg/m³ (Sedang) pada pukul 01.00 WIB. Sementara itu, Sintang mencatat konsentrasi tertinggi sebesar 8,2 µg/m³ yang berada pada kategori Baik, terjadi pada pukul 01.00 WIB.
Dalam grafik pemantauan, fluktuasi konsentrasi terlihat cenderung meningkat pada dini hari hingga pagi, kemudian relatif stabil dan kembali naik tipis pada malam hari. Meski demikian, seluruh nilai yang tercatat masih jauh dari ambang kategori tidak sehat.
Sebagai informasi, kategori kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 dibagi menjadi:
-
0–15,5 µg/m³: Baik
-
15,6–55,4 µg/m³: Sedang
-
55,5–150,4 µg/m³: Tidak Sehat
-
150,5–250,4 µg/m³: Sangat Tidak Sehat
-
250,4 µg/m³: Berbahaya
Dengan kondisi ini, masyarakat di Mempawah dan Kubu Raya tetap dapat beraktivitas seperti biasa, namun kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan disarankan untuk membatasi aktivitas luar ruangan saat konsentrasi meningkat. Sementara itu, kualitas udara di Sintang tergolong baik dan relatif aman untuk aktivitas luar ruang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kualitas udara dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan demi menjaga udara Kalimantan Barat tetap bersih dan sehat. (Tim Liputan)
Editor : Aan