Jelang Imlek dan Ramadan, Wabup Subandrio Pimpin TPID Sidak Pasar: BBM Langka, Harga Bawang dan Gula Naik

Editor: Redaksi author photo

Jelang Imlek dan Ramadan,  Wabup Subandrio Pimpin TPID Sidak Pasar: BBM Langka, Harga Bawang dan Gula Naik
KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU)  – Menjelang Perayaan Imlek 2557 Kongzili dan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sekadau kembali turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok serta kebutuhan masyarakat.


Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sekadau, Subandrio SH MH, didampingi Kasi Datun Kejaksaan Negeri Sekadau M. Nur Suryadi SH, Sekretaris Dinas Perdagangan Indra SP M.Si, Kabag Ekonomi Kosmas SE, serta sejumlah perwakilan instansi vertikal dan lintas sektoral.


Tim memulai pemantauan di SPBU 64.78.606 di Jalan Sekadau–Sintang. Dari hasil peninjauan, ditemukan adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa SPBU di wilayah Sekadau. Sidak kemudian dilanjutkan ke pangkalan LPG subsidi 3 kilogram Sumber Jaya di Jalan Merdeka Timur untuk memastikan distribusi gas melon tetap aman.


Tak hanya itu, TPID juga mengecek gudang sembako Pajar, Mini Market Mita Mart, Indomaret di Jalan Merdeka Timur, Gudang Sembako Paul di Jalan Merdeka, hingga Star Market di Jalan Kapuas.


Wakil Bupati Subandrio mengungkapkan, kendala distribusi menjadi salah satu faktor utama kelangkaan BBM di daerah tersebut.


“Distribusi BBM ke SPBU mengalami kendala karena saat ini pengiriman dilakukan dari Depot Pontianak dengan jarak tempuh yang cukup jauh,” ujarnya.


Ia menambahkan, terdapat dua SPBU yang sudah beberapa hari tidak dapat menjual BBM karena stok kosong. Pemerintah Kabupaten Sekadau, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan Pertamina untuk mencari solusi agar pasokan kembali normal.


“Ada dua SPBU yang sudah beberapa hari kosong dan tidak bisa menjual BBM. Ini akan segera kita koordinasikan ke Pertamina,” tegasnya.


Sementara itu, untuk ketersediaan sembako secara umum masih dalam kondisi aman. Namun, tim mencatat adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti bawang dan gula pasir timbang.


Meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah barang, Pemkab Sekadau memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.


Sebagai langkah konkret pengendalian inflasi, Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan bersama Bulog Cabang Sanggau dijadwalkan menggelar operasi pasar murah di Pasar Lawangkuwari pada Jumat, 13 Februari 2026.


Operasi pasar ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga daya beli menjelang Imlek dan Ramadan. (Al)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini