Bupati Sujiwo Toleransi Pedagang, Asal Tertib dan Tidak Kumuh

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo Toleransi Pedagang, Asal Tertib dan Tidak Kumuh
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo kembali menunjukkan kepeduliannya kepada pedagang kecil dengan turun langsung menata lapak jualan yang dinilai semrawut dan memicu keluhan masyarakat. (14/2/2026).


Dalam keterangannya, Sujiwo menegaskan bahwa secara aturan bangunan di lokasi tersebut sebenarnya tidak diperbolehkan. Namun, pemerintah daerah masih memberikan toleransi karena menyangkut mata pencaharian warga.


“Secara aturan memang tidak boleh bangun di sini. Tapi karena ini menyangkut perut masyarakat, kita beri toleransi. Silakan mencari rezeki, tapi bangunannya jangan kumuh dan jangan semrawut,” tegasnya.


Ia mengungkapkan, banyak laporan masuk terkait kondisi lapak yang dinilai mengganggu ketertiban, bahkan menyebabkan kemacetan. Untuk itu, pemerintah mengambil langkah penataan dengan memundurkan posisi lapak dan merapikannya agar lebih tertib.


Sujiwo juga menginstruksikan jajaran terkait, termasuk kepala desa dan relawan, untuk bergotong royong melakukan pengecatan ulang, memperbaiki pencahayaan, serta menertibkan baliho yang tidak tertata.


“Saya sudah bawa cat, kita rapikan bersama. Lampu hias juga kita pasang supaya terang dan indah. Kalau rapi dan tidak bikin macet, tidak ada lagi laporan masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, penataan ini penting agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadan. Ia berharap suasana yang tertib dan bersih akan membawa keberkahan dan meningkatkan pendapatan pedagang.


“Kalau sudah rapi dan lancar, insyaallah ibu-ibu jualannya laris manis. Tidak ada yang mendoakan jelek,” katanya.


Selain menata kawasan pedagang, Sujiwo juga memastikan akan melakukan operasi pasar dan pengawasan harga bahan pokok, termasuk LPG 3 kilogram agar tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET).


“Saya ingin pasar tertib, harga tidak melonjak, dan masyarakat tenang. Pemerintah dan masyarakat harus saling tolong-menolong,” pungkasnya.


Penataan tersebut disambut antusias para pedagang yang siap bergotong royong bersama pemerintah demi menciptakan kawasan yang lebih rapi, tertib, dan nyaman. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini