KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati KubuRaya Sujiwo menegaskan komitmennya memperkuat solidaritas dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayahnya. Ia menyebut relawan sebagai pahlawan kemanusiaan yang ikhlas mengorbankan tenaga, waktu, dan pikiran demi menyelamatkan lingkungan dan masyarakat.919/2/2026).
Bupati Sujiwo: Relawan Pahlawan Kemanusiaan, Kubu Raya Harus Selalu Siaga
“Relawan ini luar biasa. Saat masyarakat tidur, mereka berjibaku menghadapi api, asap, dan banjir. Mereka pantas mendapat apresiasi,” ujarnya.
Menurut Sujiwo, Pemkab Kubu Raya telah mengalokasikan dukungan melalui APBD untuk membantu operasional dan insentif relawan, meski jumlahnya terbatas. Menjelang Ramadan, ia berencana mengumpulkan sekitar 500 relawan pemadam kebakaran dan pegiat kebencanaan untuk apel siaga sekaligus memberikan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian.
Ia menjelaskan, Kubu Raya memiliki tantangan bencana yang kompleks. Saat musim hujan rawan banjir, musim kemarau berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan, serta ancaman angin puting beliung pada waktu tertentu. Dominasi lahan gambut di wilayah tersebut membuat risiko karhutla cukup tinggi, sehingga kewaspadaan harus terus dijaga.
Selain itu, posisi Kubu Raya yang berdekatan dengan berbagai objek vital dan pusat pemerintahan menjadikan penanganan bencana sebagai atensi utama.
Sujiwo juga menekankan pentingnya membangun ikatan emosional antara pemerintah, relawan, ASN, dan masyarakat. Ia tidak ingin ada sekat antara pemimpin dan rakyat.
“Jabatan ini hanya sementara. Saya ingin menangis dan tertawa bersama rakyat. Kalau ikatan emosional terbangun, kita akan lebih mudah bergerak bersama membangun daerah,” tegasnya.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama Kubu Raya dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. (tim liputan)
Editor : Aan