![]() |
| Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, SE,. M.Sos |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati
Kubu Raya, Sujiwo, menyayangkan aksi teror bom molotov yang terjadi di SMP
Negeri 3 Sungai Raya. Meski tidak menimbulkan kerusakan fisik pada bangunan
sekolah, Sujiwo menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi
karena telah menciptakan rasa takut dan ketidaknyamanan di lingkungan
pendidikan.
“Saya sudah memonitor kejadian
ini dan sungguh sangat menyayangkan aksi bom molotov tersebut. Memang tidak ada
kerusakan, tetapi ini tidak bisa ditoleransi karena menimbulkan ketidaknyamanan
bagi masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah,” ujar Sujiwo dalam keterangan
tertulisnya, Selasa (3/2/2026).
Sujiwo menegaskan, Pemerintah
Kabupaten Kubu Raya akan bersikap tegas terhadap aksi teror tersebut. Ia juga
meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk mendalami
motif pelaku.
“Kami akan segera mengambil sikap
setelah pihak kepolisian menyelesaikan proses penyelidikan dan mengungkap motif
di balik aksi ini,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Kepala
Polres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni, mengatakan pihak kepolisian saat ini
tengah melakukan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap pelaku dan motif
di balik aksi pelemparan bom molotov tersebut.
“Tim kami sudah turun ke lokasi
kejadian untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa
sejumlah saksi. Kami masih mendalami motif pelaku dan tidak menutup kemungkinan
adanya unsur kesengajaan untuk menimbulkan teror,” kata Kompol Andri Syahroni.
Ia menegaskan bahwa kepolisian
akan bertindak tegas terhadap pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang
berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat agar
tetap tenang dan tidak terprovokasi. Percayakan penanganan kasus ini kepada
pihak kepolisian. Setiap bentuk teror, apalagi menyasar fasilitas pendidikan,
akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Diketahui, aksi bom molotov di
SMP Negeri 3 Sungai Raya tersebut mengakibatkan satu orang menjadi korban.
Menanggapi hal tersebut, Sujiwo memastikan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah
memberikan penanganan medis terhadap korban.
“Ada satu korban dan sudah kami
tangani. Saat ini korban sudah dipulangkan ke rumah,” pungkasnya. (tim
liputan).
Editor : Heri
