KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), merilis informasi kualitas udara harian berbasis konsentrasi Particulate Matter 2.5 (PM2.5) untuk tanggal 24 Februari 2026 (rilis 25 Februari 2026). BMKG Rilis Kualitas Udara Kalbar 24 Februari 2026: Mempawah Sempat Masuk Kategori Sedang
Berdasarkan hasil pemantauan di tiga stasiun, yakni Mempawah, Kubu Raya, dan Sintang, kualitas udara di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat terpantau dalam kategori baik hingga sedang.
Konsentrasi PM2.5 tertinggi tercatat di Mempawah sebesar 32,6 µg/m³, yang masuk dalam kategori sedang, terjadi pada pukul 16.00 WIB. Sementara itu, Kubu Raya mencatat angka tertinggi 13,3 µg/m³ pada pukul 00.00 WIB dan Sintang 12,2 µg/m³ pada pukul 14.00 WIB. Kedua wilayah tersebut masih berada dalam kategori baik.
Secara umum, grafik pemantauan menunjukkan fluktuasi konsentrasi partikel halus sepanjang hari, dengan peningkatan terjadi pada sore hari di Mempawah. Namun demikian, angka tersebut masih jauh di bawah ambang batas kategori tidak sehat.
BMKG mengklasifikasikan kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 sebagai berikut:
-
0–15,5 µg/m³: Baik
-
15,5–55,4 µg/m³: Sedang
-
55,5–150,4 µg/m³: Tidak Sehat
-
150,5–250,4 µg/m³: Sangat Tidak Sehat
-
250,4 µg/m³: Berbahaya
Dengan kondisi saat ini, masyarakat Kalimantan Barat masih dapat beraktivitas normal di luar ruangan. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi kualitas udara secara berkala, terutama menjelang musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kabut asap. (Tim Liputan)
Editor : Aan