BMKG Pastikan Kalbar Nihil Titik Panas, Risiko Karhutla Terkendali

Editor: Redaksi author photo

 BMKG Pastikan Kalbar Nihil Titik Panas, Risiko Karhutla Terkendali
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak ditemukan satu pun titik panas (hotspot) di seluruh wilayah Kalimantan Barat berdasarkan pemantauan pada 4 Februari 2026.


Data sebaran titik panas yang dirilis BMKG Kalbar menunjukkan, hasil pemantauan dari pukul 00.00 hingga 23.00 WIB tidak mendeteksi aktivitas panas mencurigakan di seluruh kabupaten dan kota. Baik pada tingkat kepercayaan rendah, menengah, maupun tinggi, seluruh wilayah Kalbar tercatat nol hotspot.


Wilayah yang dipantau meliputi Sambas, Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sekadau, Kayong Utara, Melawi, Kubu Raya, Kota Pontianak, hingga Singkawang. Seluruhnya menunjukkan kondisi aman tanpa indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


BMKG menjelaskan, deteksi hotspot dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit polar NOAA-20, S-NPP, Terra, dan Aqua. Sistem ini bekerja dengan mengidentifikasi anomali suhu permukaan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya, baik pada siang maupun malam hari.


Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa keberadaan awan tebal atau blank zone dapat mempengaruhi kemampuan deteksi satelit. Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah tetap diminta waspada dan tidak lengah, terutama dalam mencegah praktik pembakaran lahan.


Kondisi nihil titik panas ini menjadi kabar baik bagi Kalimantan Barat, sekaligus menunjukkan efektivitas upaya pencegahan karhutla yang terus dilakukan. BMKG Kalbar mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga lingkungan dan terus memantau informasi cuaca serta kebencanaan melalui kanal resmi BMKG. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini