KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kalimantan Barat yang berlaku mulai hari ini, Kamis, 8 Januari 2026 hingga Jumat pagi, 9 Januari 2026.Waspada! Kalimantan Barat Dikepung Hujan Petir Hingga Besok: Cek Jadwal Hujan di Kotamu!
Secara umum, hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Barat diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas beragam, mulai dari hujan ringan hingga hujan petir yang disertai angin kencang.
Bagi warga Kota Pontianak dan Kubu Raya, pagi hari diprediksi akan cukup bersahabat dengan kondisi berawan tebal. Namun, Anda perlu menyiapkan payung dan jas hujan saat pulang kerja, karena hujan petir diprediksi akan melanda pada pukul 16.00 WIB.
Beberapa wilayah harus meningkatkan kewaspadaan karena diprediksi akan mengalami hujan petir dalam durasi yang cukup lama, antara lain:
Ketapang: Diguyur hujan petir hampir sepanjang hari sejak pagi pukul 07.00 hingga malam hari.
Sambas & Bengkayang: Waspadai angin kencang yang menyertai hujan, dengan kecepatan angin mencapai 33–36 km/jam.
Sanggau, Sintang, & Kapuas Hulu: Hujan lebat disertai petir diprediksi terjadi secara merata mulai siang pukul 13.00 hingga tengah malam.
Suhu udara di wilayah Kalimantan Barat akan berkisar antara 20°C hingga 32°C. Wilayah Kapuas Hulu mencatatkan suhu tertinggi mencapai 32°C, sementara suhu terendah mencapai 20°C di beberapa wilayah pedalaman. Tingkat kelembapan pun cukup tinggi, bahkan menyentuh angka 100% di hampir seluruh wilayah.
| Kota | Siang (13.00) | Sore (16.00) | Malam (19.00) |
| Pontianak | Hujan Ringan | Hujan Petir | Berawan |
| Singkawang | Hujan Sedang | Hujan Petir | Hujan Petir |
| Sambas | Hujan Petir | Hujan Petir | Hujan Ringan |
| Sintang | Hujan Sedang | Hujan Petir | Hujan Petir |
BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi genangan air, pohon tumbang akibat angin kencang, serta petir. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan hindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras berlangsung. (tim Liputan)
Editor : Aan