Perempuan Hebat, Desa Berdaulat: Komitmen Sujiwo Bangun Kubu Raya

Editor: Redaksi author photo

Perempuan Hebat, Desa Berdaulat: Komitmen Sujiwo Bangun Kubu Raya
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk menjadikan perempuan, khususnya ibu-ibu dan kaum wanita, sebagai garda terdepan dalam mengawal program pemerintah dan mempercepat pembangunan daerah. 


Hal tersebut disampaikan Sujiwo saat menghadiri Wisuda Akademi Paradigta Indonesia dengan tema “Perempuan Hebat, Desa Berdaulat”, yang dihadiri para wisudawati, camat, kepala desa, serta organisasi perempuan se-Kabupaten Kubu Raya.


Menurut Sujiwo, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun bangsa dan daerah. Mengurus perempuan berarti mengurus masa depan bangsa secara serius. 


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan perhatian nyata, tidak sekadar retorika atau seremonial, melainkan diwujudkan melalui kebijakan, penganggaran, dan program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


“Saya hadir hari ini sebagai wujud nyata bahwa Pemkab Kubu Raya bertekad menjadikan perempuan hebat sebagai garda tercepat, garda terdepan dalam mengawal program pemerintah dan membantu percepatan pembangunan,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus didukung dengan peningkatan kapasitas melalui pendidikan, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan. 


Akademi Paradigta Indonesia dinilainya sebagai ruang penting untuk transfer ilmu, peningkatan keterampilan, serta penguatan kepercayaan diri perempuan, termasuk perempuan kepala keluarga dan para petani.


“Saya melihat langsung tadi, kepercayaan diri para wisudawati muncul. Itu tidak instan, tapi hasil dari proses belajar dan pelatihan. Perempuan yang berilmu tidak mudah dibodohi dan akan lebih berdaya secara ekonomi maupun sosial,” ujarnya.


Dalam sambutannya, Sujiwo juga memaparkan fokus pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia menyebut, sekitar 53 persen aspirasi masyarakat Kubu Raya berkaitan dengan infrastruktur, terutama jalan poros, jalan lingkungan, jembatan, dan bangunan penunjang aktivitas ekonomi.


Untuk itu, pada tahun anggaran berjalan, Pemkab Kubu Raya mengalokasikan hampir Rp200 miliar untuk pembangunan infrastruktur, termasuk peningkatan jalan poros di berbagai kecamatan, pembangunan lanjutan ruas-ruas strategis, serta peningkatan layanan air bersih melalui PDAM.


“Jalan poros yang kita bangun adalah jalan ekonomi. Ketika jalan terbuka dan mulus, arus barang dan jasa lancar, biaya transportasi turun, harga jual naik, dan peluang usaha bermunculan. Dari situlah kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelasnya.


Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan keluarga, sekaligus menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.


Di akhir sambutannya, Sujiwo mengajak seluruh perempuan, organisasi kewanitaan, PKK, dan komunitas perempuan di Kubu Raya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengawal pembangunan. Ia juga mendorong perempuan agar tidak pernah lelah belajar dan memanfaatkan kemudahan akses informasi di era digital.


“Belajar sekarang itu mudah. Tidak ada ruginya perempuan terus meningkatkan kapasitas diri. Saya berharap perempuan-perempuan hebat Kubu Raya menjadi agen perubahan di desa, di keluarga, dan di masyarakat,” pungkasnya. (tim liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini