![]() |
| Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H |
Lokasi di Sungai Ambawang dipilih karena menjadi titik terdekat untuk mendukung kegiatan nasional, mengingat adanya agenda lain yang berlangsung hampir bersamaan di wilayah Kalimantan Barat.
Kegiatan panen jagung serentak ini dihadiri langsung Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait.
Meski pusat kegiatan nasional berada di Bengkayang, panitia daerah memastikan seluruh informasi resmi terkait pelaksanaan panen serentak tetap dapat diakses.
Panen Jagung Serentak di Bengkayang juga direncanakan menjadi ajang pemecahan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori pemanenan dan penanaman jagung serentak dalam skala besar. Rekor sebelumnya tercatat di Grobogan dengan capaian sekitar 1.200 hektare, sementara target di Bengkayang mencapai sekitar 1.750 hektare. Rencana pemecahan rekor tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Barat.
Sementara itu di Sungai Ambawang kegiatan panen jagung serentak turut dihadiri Kapolres Kubu Raya beserta Wakapolres, Pejabat Utama (PJU), dan jajaran Polres Kubu Raya. Kehadiran Camat Sungai Ambawang juga menjadi bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Melalui pelaksanaan Panen Jagung Serentak ini, diharapkan produktivitas sektor pertanian semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Barat. (jm)
Editor : Aan
