Pasang Tinggi di Pontianak dan Kendawangan, Waspadai Banjir Rob Pertengahan Januari
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak merilis prakiraan pasang surut laut untuk wilayah Kota Pontianak dan Kendawangan pada periode 12 hingga 18 Januari 2026. Masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob akibat pasang laut tinggi.
Berdasarkan prakiraan BMKG, pasang tertinggi di wilayah Kota Pontianak diperkirakan mencapai 1,9 meter dan terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 05.00 hingga 07.00 WIB. Tinggi muka air laut tersebut mendekati ambang pasang maksimum tahunan yang diperkirakan mencapai 2,0 meter dari Mean Lower Low Water (MLLW).
Sementara itu, untuk wilayah Kendawangan, Kabupaten Ketapang, BMKG memprakirakan pasang tertinggi mencapai 1,8 meter. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada periode 17 hingga 18 Januari 2026, khususnya pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Pasang maksimum tahunan di wilayah Kendawangan sendiri diperkirakan berada pada kisaran 1,9 meter dari MLLW.
BMKG menjelaskan bahwa peningkatan pasang laut ini berpotensi menimbulkan genangan di wilayah pesisir dan daerah muara sungai, terutama jika terjadi bersamaan dengan curah hujan tinggi.
Aktivitas masyarakat seperti bongkar muat di pelabuhan, transportasi sungai, serta pemukiman di kawasan rendah perlu mewaspadai dampak dari kondisi tersebut.
Masyarakat pesisir Kota Pontianak dan Kendawangan diimbau untuk memperhatikan jadwal pasang surut, mengamankan barang-barang berharga, serta mengikuti perkembangan informasi dan peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG.
BMKG juga mengingatkan agar pemerintah daerah dan instansi terkait bersiaga menghadapi potensi banjir rob, terutama pada puncak pasang laut yang diperkirakan terjadi pada pertengahan Januari 2026. (Tim Liputan)
Editor : Aan