Musim Kemarau, Bupati Sujiwo Imbau Petani Tahan Diri Buka Lahan Dengan Cara Membakar

Editor: Redaksi author photo

 Musim Kemarau, Bupati Sujiwo Imbau Petani Tahan Diri Buka Lahan Dengan Cara Membakar
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo mengimbau para petani untuk menahan diri membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau, menyusul meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. (23/1/2026).


Menurut Sujiwo, pada kondisi cuaca kering seperti saat ini, potensi api cepat menyebar dan berdampak luas, sehingga diperlukan kewaspadaan bersama. Ia meminta masyarakat untuk aktif memantau lahan masing-masing agar tidak menjadi sumber kebakaran.


“Kalau musim kemarau seperti ini, tolonglah ditengok dan dipantau lahannya. Jangan dibiarkan, karena api bisa cepat berkembang,” ujarnya.


Sujiwo memahami bahwa aktivitas pertanian berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup para petani. Namun demikian, ia berharap masyarakat dapat menahan diri terlebih dahulu demi mencegah dampak yang lebih besar.


“Kami tahu ini menyangkut perut petani, tapi dalam situasi seperti ini mohon menahan diri dulu. Dampak karhutla itu sangat dahsyat,” tegasnya.


Ia menjelaskan bahwa pembukaan lahan sebenarnya memiliki prosedur dan protap yang harus dipatuhi, seperti pembuatan parit pembatas dan pengamanan agar api tidak meluas. Namun pada kondisi kemarau ekstrem, penerapan protap tersebut dinilai tetap berisiko.


Bupati Sujiwo menyebutkan pemerintah daerah akan mengerahkan OPD terkait untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada kelompok tani, sebagai upaya pencegahan dan solusi alternatif pembukaan lahan tanpa bakar.


“Kami lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Harapannya, petani bisa memahami risikonya dan bersama-sama menjaga lingkungan,” pungkasnya. (tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini