Bupati Sujiwo Tekankan Kolaborasi dan Percepatan Infrastruktur di Musrenbang Rasau Jaya

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo Tekankan Kolaborasi dan Percepatan Infrastruktur di Musrenbang Rasau Jaya
KALBARNEWS.CO.ID (RASAU JAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan daerah saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Rasau Jaya. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi kehadiran unsur TNI-Polri yang dinilainya sebagai mitra strategis pemerintah di tingkat kecamatan. (30/1/2026).


Bupati Sujiwo menyampaikan bahwa sinergi antara camat, Danramil, dan Kapolsek harus menjadi kekuatan utama di wilayah. Menurutnya, pembangunan yang efektif hanya bisa terwujud melalui kerja bersama. Ia mengibaratkan kolaborasi seperti salat berjamaah yang nilainya jauh lebih baik dibandingkan dilakukan sendiri-sendiri.


“Kerja itu juga harus berjamaah. Camat harus jadi komandan di wilayahnya, berdayakan Danramil dan Kapolsek. Kalau kolaborasi kuat, pembangunan akan lebih cepat dan tepat sasaran,” tegas Sujiwo.


Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo juga menaruh perhatian besar terhadap para relawan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mengaku sangat tersentuh dengan pengorbanan para relawan yang berjibaku di lapangan hingga larut malam, bahkan di tengah asap dan api.


Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp392 juta untuk bantuan relawan, di mana setiap relawan menerima sekitar Rp800 ribu. 


Selain itu, Bank Kalbar turut menyalurkan 400 paket bantuan. Sujiwo juga mengajak berbagai pihak untuk ikut bergotong royong membantu relawan, termasuk dukungan perlengkapan dan kebutuhan kesehatan.


Bupati Sujiwo menegaskan bahwa Rasau Jaya memiliki posisi strategis sebagai wajah Kabupaten Kubu Raya. Wilayah ini menjadi titik masuk utama mobilitas masyarakat dari berbagai daerah melalui jalur sungai dan penyeberangan. Oleh karena itu, penataan kawasan dermaga dan ruang publik akan terus dilanjutkan agar Rasau Jaya tampil lebih tertata, nyaman, dan menjadi destinasi baru masyarakat.


Terkait pembangunan, Sujiwo mengakui bahwa fokus anggaran masih didominasi sektor infrastruktur, mengingat sekitar 53 persen masyarakat Kubu Raya menginginkan persoalan infrastruktur segera dituntaskan. Pada tahun ini, Rasau Jaya mendapatkan alokasi infrastruktur dengan nilai sekitar Rp14 miliar.


Namun ke depan, pemerintah daerah akan mulai menyeimbangkan anggaran dengan sektor pendidikan dan kesehatan. Sujiwo mengungkapkan bahwa hampir 60 persen bangunan SD dan SMP di Kubu Raya mengalami kerusakan sedang hingga berat, sehingga akan menjadi prioritas penanganan berikutnya.


Dalam bidang kesehatan, Sujiwo menegaskan komitmennya untuk menjamin hak dasar masyarakat. Ia meminta jajaran rumah sakit dan tenaga kesehatan agar tidak mengabaikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu.


“Saya tidak ingin mendengar ada masyarakat yang terabaikan dalam pelayanan kesehatan hanya karena persoalan biaya atau BPJS. Demi Allah, saya bertanggung jawab penuh,” tegasnya.


Menutup pernyataannya, Sujiwo memastikan bahwa meskipun Kabupaten Kubu Raya mengalami pemangkasan anggaran cukup besar, hal tersebut tidak akan mengganggu pelayanan publik. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus melakukan terobosan, lobi, dan penguatan kerja sama agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tetap berjalan. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini