Bupati Sujiwo: Infrastruktur Kunci Penggerak Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Warga Kubu Raya

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo: Infrastruktur Kunci Penggerak Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Warga Kubu Raya
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo meluruskan pandangan publik terkait fokus Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang dinilai intens mendorong pembangunan infrastruktur pada Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan mengabaikan sektor lain, melainkan bagian dari amanat Peraturan Daerah APBD dan kebutuhan nyata masyarakat. (5/1/2026).


“Isi DPA itu adalah amanat Perda APBD, dan muaranya adalah pelayanan publik. Ketika OPD menyerap anggaran, sejatinya mereka sedang melayani masyarakat,” ujar Sujiwo saat diwawancarai usai penyerahan DPA Perangkat Daerah.


Sujiwo menegaskan, pemerintah daerah tetap memiliki kepedulian tinggi terhadap sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, dan perikanan. 


Namun, infrastruktur menjadi lebih intens didorong karena dua alasan utama, yakni mandat kebijakan tahun 2026 yang mewajibkan porsi besar anggaran infrastruktur, serta hasil survei yang menunjukkan sekitar 53 persen masyarakat Kubu Raya menginginkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas.


“Kami ini pelayan rakyat. Pelayan itu harus tahu selera yang dilayani. Dan hasil survei menunjukkan mayoritas masyarakat menginginkan infrastruktur,” tegasnya.


Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur terutama jalan poros yang diberi nama Jalan Poros Ekonomi diyakini menjadi pemicu utama pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan jalan yang baik, arus barang dan jasa menjadi lancar, biaya distribusi turun, dan peluang usaha bermunculan.


“Ketika ekonomi bergerak, kesejahteraan meningkat. Kalau sudah sejahtera, kualitas pendidikan dan kesehatan ikut membaik, angka kemiskinan dan pengangguran pun menurun,” jelas Sujiwo.


Sebagai contoh, Sujiwo menyebut hasil pertanian ubi rambat dari daerah pedalaman yang sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram, kini bisa mencapai Rp9.500 setelah akses jalan membaik. Menurutnya, meski masih ada biaya transportasi, pendapatan petani tetap meningkat signifikan.


“Itu baru satu komoditas. Belum bicara jagung, hasil perkebunan, maupun hasil laut. Semua terdongkrak karena akses jalan,” ujarnya.


Karena itu, Sujiwo bersama Wakil Bupati dan DPRD Kubu Raya menegaskan komitmen kuat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


“Ini bukan ambisi pribadi, tapi mandat Perda dan aspirasi rakyat. Infrastruktur adalah jalan menuju kesejahteraan,” pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini