KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi gelombang laut cukup tinggi serta hujan merata di wilayah Kalimantan Barat pada awal Januari 2026. BMKG Prediksi Gelombang Hingga 2 Meter dan Hujan Merata di Kalbar
Berdasarkan grafik prakiraan tinggi gelombang periode 1–8 Januari 2026, sejumlah perairan diprediksi mengalami gelombang hingga mencapai 2,0 meter. (4/1/2026).
Puncak gelombang tertinggi terpantau terjadi pada tanggal 4 hingga 7 Januari 2026, dengan ketinggian berkisar 1,9 hingga 2,0 meter, terutama pada jam-jam tertentu. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh nelayan, operator kapal kecil, serta aktivitas pelayaran di perairan Kalimantan Barat.
Sementara itu, peta sebaran curah hujan menunjukkan hampir seluruh wilayah Kalbar didominasi hujan ringan hingga hujan sedang. Beberapa daerah bahkan berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, terutama pada 2–4 Januari 2026.
Warna hijau hingga kuning mendominasi peta, menandakan intensitas hujan berkisar 20–100 mm per hari, dengan titik-titik tertentu berwarna oranye hingga merah yang mengindikasikan hujan lebat.
Rekapitulasi kondisi cuaca kabupaten/kota memperlihatkan Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kota Pontianak, Kota Singkawang, dan Kubu Raya berpotensi mengalami hujan secara berkelanjutan sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Kota Pontianak dan Kota Singkawang tercatat cukup sering berada pada kategori hujan ringan hingga sedang, sementara beberapa wilayah lain sempat masuk kategori hujan lebat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas laut.
Nelayan dan pelaku transportasi laut diminta memantau informasi cuaca terkini sebelum beraktivitas, sementara masyarakat umum diharapkan meningkatkan kewaspadaan selama periode cuaca basah ini. (Tim liputan)
Editor : aan