KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak mengeluarkan informasi peringatan dini tinggi gelombang di sejumlah perairan Kalimantan Barat. Peringatan ini berlaku mulai 11 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 14 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kalbar, Nelayan Diminta Waspada
BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan, yakni Perairan Sambas, Perairan Pontianak–Mempawah, dan Perairan Kayong Utara. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal-kapal kecil.
Dalam analisis kondisi sinoptik, BMKG menjelaskan bahwa pola angin di wilayah perairan Kalimantan Barat bagian utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari Barat Laut hingga Timur Laut, sementara di selatan Khatulistiwa angin bertiup dari Barat hingga Timur Laut dengan kecepatan berkisar 2 hingga 25 knot.
Selain wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi, BMKG juga mencatat sejumlah perairan yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran, yaitu Perairan Singkawang–Bengkayang, Perairan Kubu Raya, dan Perairan Ketapang.
BMKG memberikan imbauan keselamatan kepada para pelaku aktivitas laut. Perahu nelayan berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, sedangkan kapal tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Masyarakat pesisir, nelayan, serta operator pelayaran diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan cuaca maritim secara berkala, serta menunda pelayaran apabila kondisi cuaca dinilai tidak aman.
Informasi ini dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak pada 10 Januari 2026 dan ditandatangani oleh Prakirawan BMKG, Mara Sahran Hasibuan.
BMKG mengingatkan agar seluruh pihak yang beraktivitas di laut selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti rekomendasi resmi dari otoritas cuaca maritim. (Tim Liputan)
Editor : Aan