KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob untuk wilayah tepian Sungai Kapuas Kota Pontianak dan sekitarnya pada Minggu, 9 November 2025.
Dalam rilis resminya bernomor ME.01.02/313/KPTK/XI/2025, BMKG menyebutkan bahwa potensi banjir rob ini berlaku sejak pukul 06.30 WIB hingga 11.00 WIB. Cuaca di sekitar Pelabuhan Dwikora Pontianak diperkirakan cerah berawan, dengan arah angin dari barat ke utara berkecepatan antara 1 hingga 6 knots.
Tinggi gelombang laut di perairan sekitar Pontianak diperkirakan mencapai 0,5 meter, sementara tinggi pasang maksimum air laut mencapai 1,6 meter, yang diperkirakan terjadi antara pukul 07.00 hingga 11.00 WIB.
BMKG mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir, bantaran sungai, dan daerah rendah agar tetap waspada terhadap potensi genangan air akibat fenomena pasang air laut maksimum.
“Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG agar dapat mengantisipasi dampak yang mungkin timbul,” tulis prakirawan BMKG Pontianak, Syarifah Nadya Soraya, dalam surat peringatan yang ditandatangani Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Raden Eko Sarjono, S.T.
Peringatan ini juga merujuk pada data dari Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) sebagai acuan kondisi pasang surut laut di kawasan Pontianak.
Dengan kondisi ini, warga di sekitar pesisir dan tepian Sungai Kapuas diminta untuk lebih berhati-hati terhadap potensi genangan air, terutama pada pagi menjelang siang hari (cc)
Editor : Aan