KALBARNEWS.CO.ID
(JAKARTA) - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis
Almasyhari mengatakan Komisi I DPR masih menunggu penugasan dari Badan
Musyawarah (Bamus) DPR untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan calon
Panglima TNI atas nama Laksamana TNI Yudo Margono. Selasa (29 November 2022).
Komisi I DPR Tunggu Uji Kelayakan Calon Panglima TNI
"Kami menunggu penugasan dari Bamus DPR untuk
melaksanakan uji kelayakan calon Panglima TNI. Sampai Selasa siang ini belum
ada penugasan tersebut," kata Abdul Kharis.
Dia mengatakan Komisi I DPR siap melaksanakan uji
kelayakan calon Panglima TNI kapan pun waktunya, namun harus menunggu penugasan
dari bamus.
Menurut dia, ketika penugasan tersebut sudah ada,
maka Komisi I DPR akan melaksanakan rapat internal untuk membahas rangkaian
mekanisme uji kelayakan.
"Biasanya rapat internal memutuskan kapan
tanggal uji kelayakan, lalu calon Panglima TNI menyerahkan berkas administrasi
dan Pimpinan Komisi I DPR akan memverifikasi. Kalau dokumen dinyatakan lengkap,
maka dilaksanakan uji kelayakan," ujarnya.
Dia mengatakan, setelah uji kelayakan
dilaksanakan, Komisi I DPR akan mengunjungi kediaman Laksamana TNI Yudo Margono
untuk mengetahui keseharian calon Panglima TNI tersebut.
Menurut dia, kunjungan ke kediaman calon Panglima
TNI memang sengaja dilakukan setelah uji kelayakan, agar tidak ada spekulasi
yang berkembang di masyarakat.
"Kalau kunjungan dilakukan sebelum uji
kelayakan, nanti sangka ada bocoran-bocoran pertanyaan yang ditanyakan saat uji
kelayakan," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani menerima
Surat Presiden (Surpres) terkait calon Panglima TNI atas nama Laksamana TNI
Yudo Margono, menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang telah memasuki
masa pensiun.
Penyerahan Surpres tersebut disampaikan Menteri
Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Ketua DPR RI di Kompleks
Parlemen, Jakarta, Senin (28/11).
Puan menegaskan bahwa DPR akan segera memproses
mekanisme pergantian dan pengangkatan Panglima TNI sebelum institusinya
memasuki masa reses pada tanggal 15 Desember 2022.(Tim liputan)
Editor : Aan