-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Wabup Sujiwo Ajak Masyarakat Bersinergi Lawan Banjir dan Waspadai Fenomena Alam Saat Ini

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Beberapa hari ini hujan lebat disertai air pasang melanda seluruh daerah di Kalimantan Barat, fenomena cuaca ekstrem tidak dapat di hindari, curah hujan yang intens dan cukup tinggi membuat banjir bisa saja terjadi.

Menanggapi hal tersebut  Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, SE, M.Sos meminta masayrakat waspada terhadap fenomena itu dan meminta Masyarakat bersama pemerintah mengantisipasi banjir, sehingga banjir tidak menjadi pekerjaan tahunan, hal itu disampaikan disela-sela kegiatanya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jl Arteri Supadio Sui Raya, Jumat (20/11/2020).

Selain tingginya intensitas hujan yang terjadi saat akhir tahun, tidak maksimalnya resapan air serta saluran pembuangan atau parit-parit di sekitar rumah warga, membuat genangan kerap melanda wilayah yang memiliki dataran rendah pada saat hujan turun dalam waktu yang cukup lama.

"Pemerintah bertugas  melakukan perencanaan resapan air yang baik dan pembuangan air serta normalisasi parit yang sumbat sementara itu masyarakat bisa menjaga dan merawat apa-apa yang memang sudah di lakukan pemerintah tersebut," terangnya.

Tidak hanya masayrakat dan pemerintah, namun pihak–pihak lainya yang memiliki korelasi penyumbang kondisi banjir tentu harus turut mencari solusi permasalahan banjir di lingkungannya, baik itu pengusaha properti atau perkebunan.

“Tentunya selain Pemerintah Daerah dan Masyarakat Pihak-pihak lain yang berpotensi sebagai penyumbang banjir juga harus peduli apakah Perusahaan Properti maupun Perusahaan Perkebunan yang ada di Kubu Raya ini,” pungkasnya. (bian).

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini