-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Pasar Rakyat Menanjak Sungai Raya Diresmikan Bupati Muda

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan meresmikan Pasar Rakyat Menanjak Desa Sungai Raya di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (05/11/2020).

Pasar Menanjak menampung para pedagang yang berada di mulut jalan Pasar Melati Sungai Raya. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya, Norasari Arani, mengatakan keberadaan Pasar Menanjak mengatasi persoalan estetika, tata letak, dan penggunaan area pasar yang tidak sesuai peruntukan.

Ia mengungkapkan Pasar Menanjak dibangun di atas lahan hibah dari PT Bumi Raya Utama Group. Pasar yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian Perdagangan RI Tahun Anggaran 2019 ini sedianya diresmikan pada Februari 2020. Namun karena pandemi Covid-19, peresmian baru dapat dilakukan saat ini.

“Bahwa tanah di sini adalah hibah dari PT BRU Group, maka atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucap Norasari Arani.

Norasari mengungkapkan Pasar Menanjak memiliki 110 unit lapak dan 4 kios yang kesemuanya telah terisi. Meski begitu, masih terdapat pedagang yang belum mendapatkan lapak. Terkait hal itu, dirinya menyatakan akan segera menindaklanjuti.

“Alhamdulillah sudah terisi semua. Namun masih ada yang mendapatkan lapak, nanti akan kita tindak lanjuti untuk segera mendapatkan itu,” ujarnya.

Dia menerangkan pasar dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Seperti penampungan air hujan, fasilitas air, listrik, dan toilet. Selain itu harga bahan kebutuhan pokok di pasar juga bersifat standar. Di mana konsumen dapat memantau harga melalui Marketing Business Centre (MBC) Dinas Koperasi Kabupaten.

“Harga sembako dan barang-barang lainnya dapat dipantau setiap hari melalui MBC Dinas secara online. Sehingga konsumen bisa mengetahui harga setiap waktu selama 24 jam,” jelasnya.

Ia mengatakan Pasar Menanjak yang buka mulai pukul 05.00-15.00 akan menjadi pasar tertib ukur. Di mana petugas UPTD Metrologi Legal akan melakukan pelayanan tera dan tera ulang untuk alat takar timbang. Sehingga dipastikan seluruh pedagang memberikan pelayanan terbaik dengan timbangan yang akurat.

“Pasar ini juga akan menjadi pasar bebas dari bahan berbahaya. Karena pengawas pasar bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan melakukan tes secara rutin untuk memastikan bahwa produk yang dijual tidak mengandung bahan-bahan berbahaya seperti formalin, borak, rhodamin, dan sebagainya,” jelasnya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan Pasar Menanjak akan menjadi sentra ekonomi yang menyerap hasil-hasil bumi Kubu Raya. Karena itu, dia mengapresiasi kontribusi PT BRU Group yang memberikan lahan untuk pembangunan pasar. Sebab keberadaan pasar yang representatif tidak saja memacu ekonomi kerakyatan, tapi juga mengatasi persoalan terkait tata ruang kota.

“Hibah tanah ini kita gunakan betul-betul dan akan dimaksimalkan penataannnya. Nanti akan ditambah lagi lapak-lapaknya. Yang terpenting adalah bagaimana proses pasar ini bisa berjalan dengan maksimal dan pedagangnya sudah tertib serta lahan parkirnya akan diupayakan supaya tidak mengganggu lalu lintas di sini,” sebutnya.

Muda mengatakan pasar akan mengurangi pengangguran karena bisa memaksimalkan potensi lokal yang ada. Terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19, di mana upaya pemulihan ekonomi menjadi prioritas utama.

“Percepatan pemulihan ekonomi tentu salah satunya adalah magnet pasar ini. Di mana ini menjadi sumber untuk titik temu yang meningkatkan percepatan dari daya serap hasil-hasil alam seperti pertanian, perikanan, perkebunan, dan sebagainya yang ada di Kubu Raya,” jelasnya.

Camat Sungai Raya Suhari bersyukur dengan keberadaan Pasar Rakyat Menanjak di wilayahnya. Sebab Pasar Menanjak dapat mengakomodasi para pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan.

“Kita bersyukur pemerintah daerah sudah membangun sarana pasar rakyat untuk menampung para pedagang di Kecamatan Sungai Raya. Ini patut kita apresiasi dan terima kasih kepada bupati dan jajaran yang memberikan fasilitas untuk kenyamanan pedagang dan pembeli,” ucapnya.

Suhari juga berterima kasih kepada PT BRU Group atas tanah yang diberikan. Dirinya berharap ke depan dinas terkait dapat melengkapi berbagai fasilitas lainnya yang dibutuhkan.

“Alhamdulillah, terima kasih BRU yang sudah menghibahkan tanahnya untuk pasar. Fasilitas-fasilitas lainnya akan dilengkapi melalui dinas. Itulah harapan kami. Mudah-mudahan para pedagang bisa memaklumi bahwa kita tidak bisa langsung memberikan semuanya karena adanya keterbatasan anggaran,” jelasnya. (tim liputan).

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini