-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Mayat Yang Ditemukan Di Gg Dungun Pontianak Selatan, Diduga Korban Penganiayaan, Ini Faktanya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Heboh warga temukan mayat yang terapung diatas sungai Jl. Gajah Mada Gg. Dungun Pontianak Selatan, Senin (16/11/2020) sekitar pukul 08.00 Wib anggota INAFIS Polresta Pontianak Kota mendatangi RS Sudarso.

Dari hasil pemeriksaan anggota INAFIS Polresta Pontianak Kota ditemukan beberapa fakta dan identitas mayat tersebut, hasil pemeriksaan Identifikasi terhadap korban, korban memiliki ciri-ciri, mengenakan kaos biru tua bertuliskan Levis dan celana jeans warna hitam, Korban mengenakan gelang pada pergelangan tangan kiri, Korban tidak membawa identitas satupun.

Dari hasil pemeriksaan Dokter terhadap korban menyatakan bahwa diduga korban mengalami kekerasan fisik dengan ditemukannya memar pada dahi kanan dan kiri, memar pada dada sebelah kanan, jari keempat tangan kanan ruas kedua mengalami patah.

Saat ini Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan mayat tersebut dan berharap kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor kepada aparat kepolisian setempat. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini