-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Gubernur Berharap Pembangunan Proyek Pelabuhan Internasional Kijing Cepat Selesai

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (MEMPAWAH) – Pastikasn penyelesaian Pembangunan Proyek Pelabuhan Internasional Kijing, Gubernur Kalbar H Sutarmidji, SH, M.Hum melakukan peninjauan proyek pelabuhan internasional Kijing di Desa Sungai Kunyit Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.

Kunjungan tersebut sampai ke kawasan dermaga di pertengahan laut dekat pulau untuk melihat progress fisik perkembangan pembangunan dermaga yang menjadi pelabuhan kapal dengan bobot 50-100 DWT

Gubernur Kalbar mengatakan pembangunan dermaga ini merupakan pengembangan dari Pelabuhan Pontianak dan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan tujuan untuk mengantisipasi dan meningkatkan kapasitas Pelabuhan Pontianak. 

“Alhamdulillah Pembengunannya sudah mencapai 82,74 % ini merupakan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan tujuan untuk mengantisipasi dan meningkatkan kapasitas Pelabuhan Pontianak," terangnya. 

Sedangkan realisasi pembangunan terminal darat sudah mencapai 52, 92% dan akan menjadi terminal berstandar internasional terbesar di Pulau Kalimantan dan keberadaannya akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus. 

Karena pentingnya Pelabuhan internasional kijing ini, Gubernur Kalbar ini berharap pengerjaan Proyek ini cepat terselesaikan karena sangat diperlukan untuk perkembangan percepatan ekonomi di Kalbar. 

"Proyek pembangunan pelabuhan internasional kijing ini harus cepat selesai, karena sangat diperlukan untuk perkembangan percepatan ekonomi di Kalbar, saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pelindo II dan pelaksana pembangunan PT.WIKA yang kejar target percepatan pembangunan ini,” pungkasnya.(tim liputan). 

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini