-->

BREAKING NEWS

RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Tewas Setelah Duel Di Gg Sawit Pontianak Tenggara, Ini Kronologisnya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Tewasnya Seorang Pria diketahui berinisial BH (58) warga Kecamatan Sungai Raya Dalam Kabupaten Kubu Raya di Gang Sawit, Jalan Abdurahman Saleh, Pontianak, Kalimantan Barat, terungkap akibat duel antara BH dan EP yang saat ini sudah diamankan di Polresta Pontianak Kota, Minggu (4/10/2020) pukul 10.45 WIB.

Duel maut berdarah gegerkan warga di Gang Sawit, Jalan Abdurahman Saleh, Pontianak, Kalimantan Barat terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Seorang pria  berlumuran darah tergeletak di tengah jalan. Tak jauh tubuh korban tergeletak, sebuah sepeda motor matic juga tergeletak sekitar 4 meter dari tubuh pria ini. Diduga korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Dari warga yang sempat menyaksikan mengatakan bahwa ada perkelahian dan pergumulan sebelumnya yang mengakibatkan salah satunya tewas ditempat, pelaku sempat kabur namun diamankan warga dan dilaporkan ke pihak Kepolisian setempat.

Hal ini dibenarkan Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin yang mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat di Gang Sawit yang mengamankan seorang pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kita sudah tindak lanjuti di TKP, dan betul ada seorang terbujur dengan luka tusuk di bagian tubuhnya. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Polresta Pontianak Kota untuk ditangani lebih lanjut, apa motif sehingga terjadinya penganiayaan dan pembunuhan tersebut,” jelas Komarudin.

Dari hasil interogasi awal Pelaku EP merasa kecewa karena Korban tidak menepati janji proyek kerjaan yang dijanjikan tak kunjung dipenuhi, sementara dirinya sudah memberikan sejumlah uang kepada korban.

Kekecewaan Pelaku dilampiaskan pada saat bertemu di Gg Sawit Jl Abdurahman Saleh Pontianak Tenggara itu setelah sempat cekcok mulut dan akhirnya berujung duel maut.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti sebilah pisau yang digunakan saat perkelahian tersebut, saat ini Pelaku diamankan di Polsek Pontianak Selatan. (tim liputan).

Editor : Heri K

 

Komentar Anda

Berita Terkini