-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Pilkades 2021 Di Kubu Raya Siap Digelar Dengan Sistem Elektronik

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya persiapkan agenda Pemilihan Kepala Desa di Kubu Raya akan di gelar pada 17 Oktober 2021 mendatang yang akan diikuti 44 Desa termasuk 5 Desa yang sudah di mekarkan beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya, Jakariansyah dalam rapat koordinasi persiapan Pilkades bersama camat dan 44 Kepala Desa.

Jelang Pilkades 2021 mendatang  segala persiapan terus di lakukan guna memastikan agenda besar tersebut berjalan lancar, nantinya akan ada 40 Desa yang tersebar di Kubu Raya yang siap melakukan Pilkades di masa new normal.

"Pemkab Kubu Raya akan membuat formulasi system Pemilihan Kepala Desa di Era New Normal ini tentu menyesuaikan aturan yang berlaku agar pelaksanaanya berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah baru," jelasnya.

Sementara itu Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menejelaskan dalam era new normal ini Pemerintah daerah mewacanakan pemilihan berbasis elektronik, jika database yang di butuhkan sudah siap baik Daftar Pemilih dan perangkat pemilihan lainya.

"Sistem tersebut pun dilakukan menngunakan sidik jari mengingat dengan metode seperti itu dianggap dapat mencegah kecurangan, namun tetap di lakukan dalam bilik suara," Pungkas Muda. (bian).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini