-->

BREAKING NEWS

RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Pengurus PGID Ketapang Periode 2020-2025B Resmi Dilantik

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KETAPANG) - Pj. Sekda Ketapang Drs. Heronimus Tanam, ME hadiri pelantikan Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Ketapang Periode 2020-2025, di Pendopo Bupati Ketapang, pada Rabu (07/10/2020) pagi.

 

Dalam sambutannya, Pj. Sekda Kabupaten Ketapang meminta kepada pengurus yang baru dilantik, untuk dapat segera membantu pemerintah daerah dalam mendata gereja-gereja yang belum bergabung di PGID.

 

"PGID ini kan perkumpulan dari banyak gereja yang bersatu, berkumpul dalam satu kepengurusan. Harapan kami, pengurus ini nanti membantu pemerintah mendata gereja-gereja yang belum bergabung, agar pembinaan kita bisa efektif," ujar Sekda.

Pj. Sekda juga mengatakan, pembinaan umat tidak cukup hanya dengan seorang pendeta. Pembinaan juga dapat diberikan dari pemerintah setempat.

 

"Kami berharap kepada pengurus dalam jangka lima tahun ini, pertama pembinaan kepada anggota, yang kedua kami berharap juga kita bermintra dengan pemerintah Kabupaten Ketapang," jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua PGID Kabupaten Ketapang Pendeta Yusleksi Fance Melonda memaparkan, gereja yang tergabung pada Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah Kabupaten Ketapang berjumlah 10 gereja. pihaknya pun masih terus membuka ruang bagi gereja yang akan bergabung bersama PGID.

 

Menurutnya, PGID itu secara nasional maupun wilayah sifatnya terbuka untuk gereja-gereja yang belum tergabung, untuk bergabung bersama dalam rangka tujuan keesaan gereja.

 

"Supaya ada pertukaran pelayan firman setiap hari Minggu dimulai dari anggota anggota gereja yang tergabung dalam PGI secara nasional, jadi itu yang akan kita lakukan dalam waktu dekat, selanjutnya akan diurai ketika kami sidang siang ini," Pungkasnya. (tim liputan).

 

Editor : Aan

 

Komentar Anda

Berita Terkini