-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Seorang Nenek Dijambret di Komp Hosana Gracia Serdam, 12 Gram Emas Ikut Melayang, Ini Kronologisnya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Seorang nenek bernama Lidya (74) menjadi korban kawanan jambret di Komplek Hosana Gracia RT/RW 13/07 Desa Sungai Raya Dalam Kec Sungai Raya Kab Kubu Raya,  Jumat (11/09/2020)  

Peristiwa penjabretan tersebut terjadi pada saat menjelang pelaksanaan sholat jumat, sekitar jam 11:00 Wib, Pelaku jambret dua orang pelaku yang tidak dikenal berawal ketika Nenek Lidya pada waktu itu hendak pergi berjalan kewarung untuk membeli kerupuk yang tidak jauh dari rumahnya.

“Pada saat menuju warung ada sebuah motor dengan berboncengan, yang satu memakai helm dan yang satunya hanya memakai topi lalu menghampiri dan menanyakan alamat Akiong,” jelas Lidya.

Tanda menaruh curiga pelaku yang berpura-Pura menyakan nama seseorang dengan nama Akiong tiba-tiba pelaku menarik kalung yang digunakan Lidya.

Saat dikompirmasi Kalbarnews disaat pelaku menarik Kalung emas yang dipakai Nenek Lidya, Lidya sempat mempertahankan harta miliknya hingga pelaku yang membawa motor tersebut terjatuh.

Menurut Lidya pada saat kejadian ada beberapa saksi mata dari warga setempat yang melihat namun warga tidak menyangka jika nenek Lidya terkena jamret, karena menurut warga nenek lidya hanya menunjukan.lehernya.

Warga mengetahui jika Lidya telah menjadi korban penjamretan  setelah pelaku lari barulah nenek lidya mengatakan bahwa dia di jamret.

Mendengar hal itu tak ayal lagi warga setempat  pun keluar dari rumah pada saat itu melihat pelaku oleh karena warga hanya fokus kepada Korban maka indentias pelaku termasuklah plat motor pelaku dan jenis motor pelaku tidak bisa diketahui.

Berdasarkan hal tersebut Muly sebagai Pengurus RT setempat menghubungi Polres Kubu Raya dan melapor tentang kejadian penjamretan di TKP.

“Saya langsung menghubungi Aparat Kepolisian, Alhamdulillah respon Polres Kubu Raya cepat dan langsung turun ke lokasi, semoga cepat terungkap sehingga tidak meresahkan warga kami,” ujar Muli.

Tidak berapa lama kemudian Anggota Reskrimpun langsung meminta penjelasan dari berberapa orang warga dan kerumah Korban penjamretan untuk diminta keterangan.

Hingga berita ini diturunkan pihak.Aparat Reskrim Polres Kubu raya masih mendalami kejadian tersebut. (mul).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini