-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Meski Sehat Penumpang Diwajibkan Ikuti Rapid Tes Di Bandara, Begini Penjelasannya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Guna mencegah penyebaran virus covid-19 Bandara Supadio Pontianak menwajibkan setiap penumpang yang datang dari luar daerah harus menjalani rapid tes dan PCR agar dapat mendeteksi virus corona.

Hal ini disampaikan Executive General Manager Angkasa Pura II, Eri Braliantoro, menurut Eri hal ini juga merupakan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalbar,  selain itu petugas yang berhubungan langsung dengan para penumpang juga diharuskan menggunakan APD lengkap, Jumat (18/09/2020).

 

Diketahui beberapa derah di Indonesia telah di tetapkan sebagai zona merah akibat tingginya kasus covid-19, maka dari itu Pemerintah Provinsi Kalbar bekerja sama dengan Bandara Supadio Pontianak untuk melakukan rapid tes kepada para penumpang yang baru saja tiba dari luar daerah Kalbar.

 

Executive General Manager Angkasa Pura II, Eri Braliantoro menyebutkan jika pihaknya tidak terganggu dengan adanya Rapid Tes yang di haruskan oleh pihak Pemprov Kalbar.

 

"Terlebih hal ini dapat cepat mendeteksi penumpang-penumpang yang berpotensi membawa virus covid-19 ke Kalbar," jelasnya.

 

Semantara itu untuk tetap menjaga petugas dan pegawai, Bandara Supadio juga menerapkan kewajiban kepada petugas garda terdepan agar menggunakan APD.

 

" Kami dari pihak bandar juga menyediakan handsanitizer dan tempat cuci tangan juga tersedia di berbagai sudut bandara,"  pungkas Eri Braliantoro. (bian).

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini