-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

DPC PDI Perjuangan Mempawah Salurkan Bapokting untuk Korban Banjir

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (MEMPAWAH HILIR) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Mempawah ikut prihatin atas bencana banjir yang merendam sejumlah desa di Kabupaten Mempawah. Sebagai bentuk kepedulian atas banjir yang merendam sejak beberapa hari belakangan itu, partai berlambang moncong putih ini pun melakukan aksi sosial dengan menyalurkan bahan pokok penting kepada warga yang terdampak.

 

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Mempawah sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Mempawah M.V. Febrianto yang menyerahkan langsung bantuan itu menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang merendam ratusan rumah tersebut. Ia mengatakan, kondisi ini tentu makin menyulitkan masyarakat mengingat pandemi korona yang belum berakhir.

 

"Belum selesai urusan Covid-19, masyarakat Mempawah kini sudah dihadang dengan musibah banjir yang merendam sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini jelas sangat membuat masyarakat kita terpukul," kata Febrianto saat menyerahkan bantuan di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Sabtu (12/9/2020) lalu.

 

Politikus yang juga menjabat Ketua DPC Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Mempawah ini menyayangkan sikap pemerintah daerah yang terkesan belum mencarikan solusi konkret atas bencana tersebut. Menurut dia, pemerintah mestinya melakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini mengingat bencana banjir merupakan bencana yang rutin terjadi di setiap tahunnya di wilayah Mempawah.

 

"Banjir di Mempawah kalau kita perhatikan sudah jadi bencana rutin. Kalau sudah begitu, pemerintah kan harusnya bisa mengantisipasi sejak dini. Jangan sudah terjadi banjir baru sibuk menyalurkan bantuan," ungkapnya.

 

Febrianto juga tidak ingin terlalu menyalahkan pemerintah terkait musibah ini. Sebab menurutnya, ada faktor lain yang melatari terjadinya bencana tersebut, seperti curah hujan yang tinggi dan kerusakan lingkungan. Untuk mengantisipasi terulangnya musibah serupa, Febrianto pun mengajak masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan, seperti rutin merawat saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon, dan tidak mengurangi daerah resapan air.

 

"Seperti kata pepatah, lebih baik menyalakan lilin daripada menghujat kegelapan. Maka, daripada kita sibuk mengoreksi pemerintah, ada baiknya masyarakat juga melakukan langkah-langkah pencegahan banjir," tutupnya.

 

Penyaluran bantuan bapokting tersebut turut melibatkan Baguna PDI Perjuangan Mempawah dan DPC Repdem Mempawah. Selain di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, bantuan juga disalurkan ke Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur. (na).

Editor : Heri K

 

Komentar Anda

Berita Terkini