-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Breaking News: Speed Boat Dari Sepok Laut Terbakar Di Sungai Kakap Dua Korban Belum Ditemukan

Redaksi author photo
KALBARNEWSW.CO.ID (KUBU RAYA) - Sebuah Speed Boat yang akan berangkat dari  Sepok Laut menuju Sungai Kakap hangus terbakar di perairan Kuala Punggur Desa Sepok Laut Kecamatan Kakap Kabupaten Kubu Raya, Selasa (08/09/2020).

Dua orang yang menjadi korban yang bernama Susanto (27) dan Bulat (4) hingga saat ini masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Pontianak Yopi Haryadi disela-sela pencarian korban kebakaran spead boat naas tersebut.

"Dua orang menjadi korban dalam terjadinya kecelakaan ini, kedua orang tersebut berada dalam speed boat yang terbakar,  hingga saat ini kedua korban masih dalam proses pencarian tim sar gabungan," ungkap Yopi Haryadi.

Yopi juga menambahkan bahwa penyebab terjadinya kebakaran tersebut sampai saat ini masih belum diketahui.

"Kami masih fokus dalam menemukan kedua korban terlebih dahulu, setelah itu baru kami selidiki apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut," tuturnya.

Pencarian dilanjutkan dengan melakukan penyisiran di permukaan dan apabila ada kemungkinan akan dilakukan penyelaman ke lokasi tersebut.

"Masih melihat perkembangan di lapangan,  saat ini tim masih melakukan penyisiran ke permukaan, untuk penyelaman kami rencanakan jika kondisi memungkinkan, tentunya faktor keselamatan penyelam juga perlu diperhatikan," pungkas Yopi Haryadi. (bian).

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini