-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Akibat Curah Hujan Tinggi, Warga Desa Nibung Terjun Kebanjiran, Ini Reaksi Danramil Balai Riam

Redaksi author photo


KALBARNEWS.CO.ID (SUKAMARA) - Koramil 1014-17/Balai Riam membantu warga yang terdampak banjir di Desa Nibung Terjun, Kecamatan Permata Kecubung Kabupaten Sukamara dengan memberikan bantuan berupa sembako, Minggu (13/09/2020).

 

Banjir ini diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terahir di hulu sungai Lamandau. Sehingga mengakibatkan meluapnya air sungai Mapam dan Sungai Rantai. Kebetulan Desa Nibung Terjun letaknya tepat dipinggiran sungai tersebut.

 

Danramil Balai Riam Lettu Inf Robinhot Sidabalok mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan Babinsa dan berkoordinasi dengan Instansi terkait guna membantu warga yang terdampak banjir.

 

"Selain pemantauan banjir yang dilakukan Babinsa bersama personel Polsek Permata Kecubung dan Satpol PP Balai Riam, personel gabungan juga memberikan langsung bantuan berupa sembako kepada warga yang terdampak banjir," katanya.

 

Lebih lanjut Danramil mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengerahkan para Babinsa untuk memantau perkembangan situasi sekaligus membantu warga yang terdampak banjir. Babinsa juga diminta untuk terus berkoordinasi dengan Babinkamtibmas, Kepala Desa Nibung Terjun serta perangkatnya untuk memastikan langsung keadaan ketinggian air di sungai Mapam dan Sungai Rantai.

 

"Banjir kiriman dari hulu sungai Lamandau mengakibatkan air sungai Mapam dan Sungai Rantai meluap sampai ke permukiman warga, badan jalan dan areal pertanian, sedikitnya ada 12 rumah warga dan 1 Musholla terendam banjir dengan kedalaman 50 cm. Sehingga mengganggu aktivitas dan perekonomian masyarakat," ungkap Danramil. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini