-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Warga Sungai Kakap Produksi Pakan Ikan Sendiri, Begini Reaksi Wabup Sujiwo

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo memuji keulatan Kelompok Budi Daya Ikan (Pokdakan) Karya Baru dalam mengembangkan pabrik pakan ikan mini. Di tengah keterbatasan peralatan, mereka tetap bersemangat memproduksi pakan ikan untuk memenuhi kebutuhan sesama anggota kelompok.

Hal itulah kemudian membuat Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo merasa terpanggil untuk membantu pengembangan pabrik pakan tersebut.

Oleh karenanya, dalam kunjungannya di Kelompok Budi Daya Ikan (Pokdakan) Karya Baru, Desa Jeruju Besar Kabupaten Kubu Raya, Ia turut serta membawa Anggota DPR RI Maria Lestari supaya legislator dari fraksi PDI Perjuangan tersebut bisa ikut memberikan bantuan melalui program-programnya di Komisi IV.
"Insyaallah beliau akan memperjuangkan melalui kebijakan dan programnya di Komisi IV DPR RI. Harapan dari saya, mudah-mudahan beliau betul-betul bisa memberikan perhatian bagi Pokdakan Karya Baru," harapnya

Dimotori oleh Agus Nukman Hidayat, selama bertahun-tahun Pokdakan Karya Baru tertatih-tatih membuat makanan ternak ikan dengan mesin seadanya. Kerasnya perjuangan mereka baru sedikit berkurang pada tahun 2019 lalu, setelah mendapat bantuan mesin yang lumayan memadai dari Bank Indonesia.

Itu pun tak sepenuhnya meringankan pekerjaan mereka dalam memproduksi pakan. Pasalnya, untuk mengeringkan pakan ikan, mereka masih menggunakan cara yang sangat tradisional, yakni dengan proses sangrai menggunakan kuali besar.

"Kelompok Pak Agus sudah berkarya sejak lama, yang sebelumnya tradisional, lalu karena dapat bantuan dari BI jadi agak meningkat sedikit. Akan tetapi, itu masih jauh dari harapan setelah melihat kapasitas dan kualitas produksinya," kata Sujiwo saat mengunjungi pabrik pakan ikan mini yang dikelola Pokdakan Karya Baru di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap. (tim liputan).

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini